Wisatawan Rusia Tak Terpengaruh Gempa

Kompas.com - 05/10/2009, 08:00 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Wisatawan Rusia yang datang ke Indonesia tidak terpengaruh dengan adanya gempa bumi yang terjadi di ranah Minang. Gingga saat ini tidak ada indikasi turis dari Moskow yang membatalkan acara melancong ke Indonesia.

Juru bicara Russian Union on Travel Industry, Irina Tyurina, seperti yang dikutip Kantor Berita Ria Novosti menyebutkan, wisatawan Rusia umumnya berwisata ke Indonesia pada akhir Oktober, saat Rusia memasuki musim dingin.

Consellor KBRI Moskow. M Aji Surya, kepada koresponden Antara London, Senin (5/10), mengatakan, umumnya wisatawan Rusia berlibur di Pulau Bali, dan sampai saat ini tidak ada wisatawan Rusia yang menjadi korban di Padang.

"Sejauh ini kami hanya menerima pertanyaan apakah Bali dekat dengan Padang," ujar M Aji Surya.

Menurut pantauan KBRI Moskow yang dikonfirmasikan berbagai biro perjalanan, sampai dengan pertengahan tahun ini, jumlah wisatawan Rusia mengalami peningkatan meskipun terjadi krisis finansial global.

Sebanyak 65.000 turis Rusia berkunjung ke Indonesia tahun 2008 mengalami kenaikan sebesar 35 persen dari tahun sebelumnya. Diharapkan tahun 2009 meningkat menjadi 80.000 turis.

Dubes RI untuk Rusia, Hamid Awaludin, mengakui bahwa turis harus dikenalkan dengan tujuan wisata baru yang belum mereka kenal di semua wilayah Nusantara. Untuk itu KBRI Moskow bersama Departemen Kebudayaan dan Pariwisata melakukan kampanye daerah tujuan wisata lainnya di Indonesia selain Pulau Bali.

KBRI selalu mengikuti berbagai pameran wisata dan bahkan temu tour operator Rusia-Indonesia serta fieldtrip menjadi agenda rutin. Selain pertunjukkan budaya digelar di hampir semua kota besar seperti Moskow, St Petersburg, Vladivostok, dan Ufa.

Selama ini wisatwan dari Rusia yang datang ke Indonesia lebih suka tinggal di hotel berbintang lima. Selain itu, masa tinggalnya paling lama dan belanjanya tergolong paling besar di antara turis asing lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau