Leher Sakit akibat Salah Posisi Tidur?

Kompas.com - 05/10/2009, 16:29 WIB

KOMPAS.com Pernah mendengar istilah “salah bantal”? Ya, sakit pada leher di pagi hari yang membuat Anda sulit menengok. Sakitnya bisa terjadi seharian. Saking sakitnya, mood Anda bisa berubah seharian karenanya. Bisa jadi, sakit pada leher ini terjadi karena posisi leher Anda tidak sempurna saat tidur, alias miring, sehingga membuat otot leher Anda kram.

Ahli kebugaran, Laurie Steelsmith, ND, menyarankan agar Anda meluangkan waktu saat mandi untuk meredakan ketegangan akibat kram otot pada leher. Menurutnya, leher yang tegang terjadi karena adanya sirkulasi darah dan cairan kelenjar yang lamban menuju jaringan otot. Gunakan terapi hidro kontras (contrast hyrdotherapy) di pagi hari di bagian yang sakit untuk menguranginya.

Caranya, ketika mandi dengan shower, siram leher yang sakit dengan air hangat selama 20 detik untuk meningkatkan aliran darah, lalu ganti dengan air dingin selama 10 detik. Lakukan hal ini selama 3 kali, dan selalu akhiri dengan air dingin. Ketika Anda usai mandi, tubuh Anda akan mengirimkan aliran darah ke arah kulit sehingga ada pembukaan pembuluh darah, dan leher tak lagi tegang.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau