Karyawan Teladan, Pembuat Video Nude Erin Andrews

Kompas.com - 06/10/2009, 14:06 WIB

CHICAGO, Kompas.com - Masih ingat Erin Andrews, reporter olah raga televisi ESPN yang menjadi sasaran tindak kriminal perekaman saat sedang  berada di kamarnya?

Tersangka pelaku pembuat video tersebut, Michael D. Barrett, dibebaskan setelah membayar uang jaminan 4500 dolar AS. Namun eksekutif perusahaan asuransi asal Illinois yang berusia 47 tahun ini diwajibkan mengenakan gelang monitor serta dilarang menggunakan internet.

Barrett diwajibkan hadir di pengadilan distrik di Los Angeles pada 23 Oktober mendatang. Barrett dituduh  telah membuat video tentang Erin Andrews dengan cara  membuat lubang di pintu kamar hotel dengan menggunakan  gergaji besi dan  kamera ponsel. Barrett kemudian berusaha menjual hasil perbuatannya kepada situs selebriti TMZ.

Dalam hearing, asisten jaksa penuntut umum AS, Steven Grimes menyebut, jika dilepaskan, Barrett tetap membahayakan buat Andrews dan perempuan lainnya. Ia mengatakan Barrett  juga melakukan hal serupa kepada seorang perempuan lainnya. "Memang ada seorang perempuan lain," kata Grimes. "Ia menggunakan  komputernya untuk menyebarkannya ke seluruh dunia."

Menurut Grimes, pihaknya telah menyita dua perangkat komputer dan ponsel milik Barrett dan kemungkinan akan dijadikan barang bukti.

Seperti juga pada kasus Andrews, video yang menyangkut perempuan lainya itu juga dibuat melalui lubang di pintu. Hasilnya kemudian di upload dengan menggunakan nama GOBLAZERS1.

Andrews terlihat dalam delapan video nude buatan Barrett. Menurut seorang petugas FBI, Barrett sengaja  memesan kamar di sebelah kamar Erin Andrews di sebuah hotel di Tennessee. Di sini Barrett membuat tujuh rekaman aktivitas Andrews di dalam kamar. Sementara video kedelapan kemungkinan dibuat di sebuah hotel di Milwaukee.

Pengacara Barrett, Rick Beuke, menyebut kliennya merupakan seorang yang berkecukupan dan memiliki reputasi kerja yang baik.  Ia bekerja di Combined Insurance Co di Glenview dengan hasil yang baik.

Menurut Beuke, Barrett memiliki banyak teman. Ia juga dikenal sebagai seorang yang luwes dalam pergaulan, tidak memiliki catatan kriminal dan tidak pernah menggunakan minuman keras atau obat bius.

Barrett dibebaskan Senin  petang dan langsung pergi dengan menggunakan Mustang kuning miliknya tanpa memberi komentar apa pun.  Jika terbukti bersalah, Barrett menghadapi ancaman hukuman  maksimum lima tahun penjara dan denda 250 ribu dolar AS.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau