JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak lima orang pimpinan Musyawarah Nasional (Munas) VIII Partai Golkar telah ditetapkan pada rapat paripurna di Hotel Labersa, Pekanbaru, Riau, Selasa (6/10). Unsur pimpinan tersebut terdiri dari Syamsul Muarif (DPP), Fadel Muhammad (mewakili DPD wilayah Timur), Anshar dari DPD Kepulauan Riau (mewakili wilayah Barat), UU Rukmana dari DPD Jawa Barat (mewakili wilayah Tengah), dan Chairunnisa dari unsur ormas.
Melihat komposisi pimpinan tersebut, Juru Bicara Tim Sukses Surya Paloh, Poempida Hidayatullah, mengatakan, pimpinan Munas bertugas mengatur jalannya sidang, tetapi tidak bisa mengarahkan peserta Munas. Jika dilihat dari nama-nama pimpinan terpilih, menurut Poempida, Fadel dan Anshar merepresentasikan pendukung Ical. Sebaliknya, Syamsul Muarif, meskipun pentolan SOKSI, diklaim Peompida mendukung Paloh bersama Uu Rukmana. Sedangkan Chairunnisa dinilai cukup netral.
"Dalam floor, saya pikir enggak ada pimpinan sidang yang bisa mengarahkan floor. Kalau Fadel main-main, bisa diganti. Tapi pimpinan ini tidak mencerminkan siapa yang akan menang," kata Poempida, di sela-sela Munas.
Ia melihat, peta dukungan terhadap para calon masih cukup cair. Segala hal bisa terjadi di saat-saat akhir. Pemenangnya ditentukan oleh pemegang 538 hak suara. "Tapi dukungan untuk Surya Paloh menguatlah, tim kami lebih serius menggalang suara dengan melakukan komunikasi face to face, langsung," ujar Wakil Bendahara DPP Partai Golkar ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang