JAKARTA, KOMPAS.com — Salah satu pelaksana tugas (Plt) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Mas Achmad Santosa menegaskan dibutuhkan strategi khusus untuk memulihkan kredibilitas KPK. Mas Achmad Santosa pun memfokuskan pada tiga hal agar kepercayaan terhadap KPK pulih seperti sedia kala.
Langkah pertama adalah mengembalikan kepercayaan publik. Banyaknya kasus yang menimpa para pimpinan KPK membuat kepercayaan masyarakat terhadap KPK luntur secara perlahan. "Restructuring public trust itu menjadi pekerjaan rumah. Dan saya yakin pimpinan yang lain juga punya pandangan sama," ujar pria yang akrab dipanggil Ota ini, saat ditemui di Menara Thamrin, Selasa (6/10).
Hal kedua, kata dia, adalah membangkitkan semangat seluruh jajaran KPK. Hal tersebut sangat diperlukan karena keberhasilan KPK sangat ditentukan oleh solidaritas kekompakan dan semangat dari para staf. "Jangan sampai kondisi yang dihadapi KPK membuat semangat dan mental para staf dan mental KPK menjadi down," ucapnya.
Hal ketiga, lanjut Ota, KPK harus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menghadapi ancaman ataupun tindak kriminal yang ditujukan kepada KPK. Pihak yang akan diajak berkoordinasi adalah DPR, kepolisian, dan kejaksaan.
Lebih jauh dirinya menegaskan tidak takut terhadap kriminalisasi yang marak ditujukan kepada KPK. Ia melihat kriminalisasi tersebut dilakukan oleh oknum untuk menggembosi KPK. "Itu tindakan pengkhianat," ucap dia.
Meski demikian, kata dia, cara yang tepat untuk menindak oknum tersebut bukanlah melalui kekerasan, melainkan tindakan persuasif. Di sisi lain, tambahnya, pimpinan KPK harus patuh pada undang-undang dan kode etik yang berlaku. "Ada undang-undang dan peraturan. Itu harus kita patuhi, yang menerima suap harus dihukum," tegasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang