Diet Mediterania Kurangi Risiko Depresi

Kompas.com - 07/10/2009, 10:14 WIB

KOMPAS.com - Memang mustahil hidup tanpa rasa stres. Namun, gaya hidup sehat, termasuk pola makan diketahui efektif untuk mencegah dampak buruk dari stres atau depresi.

Diet ala orang Mediterania yaitu pola makan yang sarat dengan sayuran, buah, kacang-kacangan, serealia (whole grain), dan ikan, direkomendasikan oleh para ahli untuk mencegah depresi. Hal tersebut dibuktikan oleh studi yang dilakukan para peneliti dari Spanyol terhadap 11.000 orang.

Responden yang mengikuti diet Mediterania tersebut risiko terkena depresinya berkurang hingga 30 persen dibandingkan dengan mereka yang pola makannya kaya akan sayuran dan pangan lain seperti yang terdapat dalam diet Mediterania.

Metode penelitian yang dilakukan adalah mendata asupan harian para responden lewat kuesioner. Kebiasaan makan para responden dilihat berdasarkan beberapa komponen, seperti rasio asam lemak jenuh yang dikonsumsi, asupan daging, susu dan produk turunannya, asupan buah dan kacang, sereal, sayuran, ikan, serta konsumsi alkohol.

Mereka yang memiliki pola makan ala Mediterania risiko mengalami depresi berkurang hingga 30 persen. "Kami belum mengetahui mekanisme yang spesifik mengapa orang yang patuh dengan diet Mediterania ini lebih jarang mengalami depresi," kata Almudena Sanchez Villegas, peneliti dari Universitas Las Palmas de Gran Canaria yang studinya dilaporkan dalam the Archives of General Psychiatry.

Meski demikian, para peneliti menduga elemen dalam diet tersebut mampu meningkatkan fungsi pembuluh darah, melawan inflamasi, dan memperbaiki kerusakan sel. Segala manfaat tersebut akan mengurangi risiko terjadinya depresi.

Selain itu, diet Mediterania juga memiliki banyak manfaat kesehatan, misalnya mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, asma, dan kanker.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau