Motor Listrik Kanopi Ala BMW

Kompas.com - 07/10/2009, 11:35 WIB

JERMAN, KOMPAS.com — Peugeot pernah memperkenalkan sepeda motor beroda tiga dengan dua tenaga penggerak, yaknik mesin bensin dan motor listrik. Kini, giliran pabrikan mobil asal Jerman, BMW, membuat prototipe motor berkanopi yang diberi nama C1-E Concept.

Sebenarnya, BMW sudah melepas produk C1 bertipikal skuter pada tahun 2000. Penjualan mampu mencapai 10.000 unit pada tahun pertama peluncuran. Namun, pemasaran pada tahun berikutnya anjlok dan memaksa produksi diberhentikan.

Nah, motor terbaru dari BMW ini merupakan pengembangan lanjutan dari C1 tersebut. C1-E Concept mengaplikasikan motor listrik dengan tenaga yang berasal dari baterai lithium-ion. Juga terdapat mesin bensin dengan pembakaran minim. Namun sayang, besaran tenaga dan torsi tak diinformasikan lebih lanjut oleh pabrikan.

Sambil menunggu kegiatan produksi berlangsung, melalui skuter listrik berkanopi ini, BMW akan berupaya menciptakan tren baru, yakni dengan konsep kendaraan urban yang lebih aman dan tahan terhadap semua cuaca.

Pengemudi mengenakan sabuk keselamatan empat titik. Selain itu, roll-bar dibuat melintang di bagian depan kendaraan untuk menyerap benturan saat terjadi tabrakan. Yang paling menarik, windscreen (kaca penghalang angin) didesain terintegrasi dengan kanopi guna melindungi pengemudi dari terik matahari dan air saat hujan tiba.

Dalam pengembangan produk ini, BMW melibatkan European Safer Urban Motorcycling, sebuah tim gabungan antara BMW, Piaggio, dan Pemerintah Kota Barcelona, London, Paris, Roma, dan beberapa universitas di Eropa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau