Menkeu: Raja Arab Sumbang 50 Juta Dollar AS untuk Gempa Sumbar

Kompas.com - 07/10/2009, 17:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Keuangan sekaligus Plt Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati mengatakan, sejumlah lembaga dan negara asing telah menyampaikan komitmennya untuk memberi sumbangan bagi korban gempa Sumatera Barat.

"Donasi gempa belum semua saya lihat, tetapi yang jelas beberapa menteri yang ketemu secara bilateral di sana ada yang memberikan janji maupun yang sudah menyampaikan langsung," ujar Menkeu, ketika ditemui di Gedung Depkeu, Jakarta, Rabu (7/10).

Menkeu menyebut, beberapa negara yang telah menyampaikan bantuannya secara langsung, seperti Raja Arab Saudi King Abdullah yang memberikan bantuan sebesar 50 juta dollar AS. Bantuan tersebut masih ditambah pula dengan sejumlah obat-obatan (inkind).

"Kemarin King Abdullah telah memberikan 50 juta dollar AS plus tambahan bantuan inkind," ujarnya. Kemudian, Jepang juga telah berjanji akan memberikan bantuan berupa inkind. Adapun Bank Pembangunan Asia (ADB) akan memberikan dana hibah (grant) sebesar 3 juta dollar AS. Demikian juga dengan Bank Dunia (World Bank) yang akan memberikan dana hibah untuk korban gempa.

"Kalau ADB memang punya semacam disaster recovery plan untuk natural disaster. Menkeu Perancis juga menanyakan apa yang bisa dibantu di sana. Biasanya dalam bentuk inkind," tandasnya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau