Pertumbuhan PAUD Sangat Tinggi

Kompas.com - 07/10/2009, 19:49 WIB

BANTUL, KOMPAS.com- Dalam setahun terakhir pertumbuhan pendidikan anak usia dini atau PAUD di Kabupaten Bantul sangat tinggi. Bila tahun 2008 jumlah PAUD baru sekitar 300, sekarang sudah bertambah menjadi dua kali lipat.  Peningkatan tersebut menunjukkan kesadaran masyarakat akan pendidikan semakin membaik.

Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Menengah dan Non Formal Kabupaten Bantul, Juhari, Rabu (7/10), mengatakan, pertumbuhan PAUD terjadi secara merata di 17 kecamatan. Mereka lahir dari swadaya masyarakat.

"Kelahiran PAUD di suatu daerah karena didorong oleh keinginan masyarakat sendiri. Artinya kesadaran masyarakat akan pendidikan sudah tinggi," katanya.

Menurut dia, PAUD tersebut berupa tempat penitipan anak dan kelompok bermain dan sifatnya non-formal. Untuk Taman Kanak-kanak (TK) termasuk dalam PAUD formal. Di Bantul jumlahnya ada 513 buah.

Meski pertumbuhannya sudah tinggi, rasionya belum mencapai titik ideal. Dalam satu dusun idealnya terdapat satu PAUD. Di Bantul ada 933 dusun, jadi masih kurang sekitar 333 PAUD lagi.

Juhari mengatakan, pendidikan PAUD sangat penting bagi perkembangan anak. Hampir 50 persen kecerdasan anak ditentukan sebelum usianya mencapai 6 tahun. Kenyataan ini seharusnya menjadi perhatian banyak pihak.

Sayangnya dukungan dana dari pemerintah masih minim. Untuk tahun 2009, alokasi dana APBD II yang tersedia hanya Rp 390 juta. "Tahun depan diharapkan ada peningkatan alokasi dana supaya lebih banyak PAUD yang tergarap maksimal," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau