JAKARTA, KOMPAS.COM - Abdul Karim (50) dan cucunya, Rizky Pratama (3), tewas tertabrak kereta rel listrik (KRL) saat menerobos pintu perlintasan KA di Stasiun Pondokjati, Kayumanis, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (7/10) sekitar pukul 06.30.
Abdul Karim tewas seketika dengan kondisi kepala pecah, sedangkan Rizky tewas dalam perjalanan ke puskesmas. Abdul Karim adalah pegawai negeri sipil (PNS) di Pusat Kajian Kemitraan Departemen Perhubungan.
Dari keterangan yang dihimpun, kakek dan cucunya itu dalam perjalanan ke rumahnya di Jalan Bendungan RT 04/1, Kelurahan Rawabunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Mereka baru saja mengantar Fajriatin (15), anak Abdul Karim ke sekolahnya di SMK 14 Jakarta Pusat.
Slamet (44), saksi mata, mengatakan kakek dan cucu itu naik sepeda motor Supra X bernomor polisi B 6404 PDG, dan berniat melewati pintu lintasan KA. "Palang pintu lintasan KA sebenarnya sudah ditutup clan ada bunyi alarm pertanda kereta akan melintas," katanya saat ditemui Warta Kota di tempat kejadian. Ada dua KRL dari arah berlawanan yang akan melintas.
Namun, Abdul Karim menerobos palang pintu setelah melihat KRL dari arah Stasiun Senen ke Jatinegara masih agak jauh. "Tapi sepertinya ia enggak melihat KRL dari arah Stasiun Jatinegara menuju Senen sudah sangat dekat," kata Slamet.
Dalam hitungan detik, motor yang ditumpangi Abdul Karim clan Rizky ditabrak KRL tersebut dan terlempar sejauh beberapa meter dan membentur tiang listrik. Menurut Asiyah dan Hardiyanto, orangtua Rizky, putranya itu Bering ikut kakeknya bila sedang mengantar Fajriatin sekolah. "Dia memang selalu mau ikut kakeknya jalan-jalan dengan naik motor. Begitupun saat suami saya mau mengantar anak saya sekolah," ucapnya.
Kepala Polsektro Matraman Kompol Kasworo mengatakan, kejadian ini adalah kecelakaan , murni. la mengingatkan kepada para pengendara agar mematuhi setiap rambu lalu lintas yang ada, termasuk saat akan melewati perlintasan kereta api. "Jangan sekali-kali mencoba menerobos palang pintu perlintasan sebab akibatnya bisa sangat fatal," ujarnya.