Rupiah Dekati Rp 9.300 Per Dollar AS

Kompas.com - 08/10/2009, 10:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis (8/10), terus menguat mendekati Rp 9.300 per dollar, sehubungan pelaku asing aktif membeli rupiah karena mereka optimistis pasar Indonesia tetap potensial untuk digarap lebih baik.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar naik menjadi Rp 9.365-Rp 9.375 per dollar dibanding penutupan hari sebelumnya, Rp 9.420-Rp 9.435 atau naik 55 poin.

Analis Valas PT Bank Himpunan Saudara Tbk Rully Nova di Jakarta mengatakan, rupiah dalam pekan ini diperkirakan akan dapat mencapai angka Rp 9.300 per dollar. "Karena sentimen positif yang terjadi di pasar pengaruhnya masih berlanjut," ujar Rully Nova.

Berlanjutnya sentimen positif pasar itu, menurut dia, karena pasar Indonesia masih merupakan pasar yang lebih menjanjikan dari pasar Asia lainnya. Faktor tersebut juga didukung oleh kecenderungan perbankan yang akan menurunkan suku bunga pinjaman, memicu pelaku pasar terus aktif membeli rupiah.

Indonesia, lanjut Rully Nova, pada 2010 diperkirakan akan tumbuh lebih baik menyusul membaiknya pertumbuhan ekonomi global, karena pelaku asing makin aktif bermain di pasar domestik.

"Apalagi kawasan Asian menjadi daerah yang pertumbuhan ekonominya lebih baik ketimbang Amerika Serikat maupun Eropa," ucapnya.

Ke depan, menurut Rully Nova, Indonesia kemungkinan akan banyak diminati pelaku asing yang akan menempatkan dananya karena penduduknya yang besar merupakan pasar yang sangat potensial. "Kami optimis dengan ekonomi yang makin tumbuh, maka pergerakan rupiah akan terus positif," kata Rully Nova.

Pengamat pasar uang, Edwin Sinaga, mengatakan, masih perlu dukungan yang kuat bagi rupiah untuk bisa mencapai angka Rp 9.000 per dollar. "Meski rupiah terus menguat, namun dukungan pasar yang kuat sangat diharapkan untuk memicunya lebih jauh," kata Edwin Sinaga.

Menurut dia, posisi rupiah yang mendekati angka Rp 9.300 per dollar cukup baik, namun untuk menguat lebih jauh terasa agak berat. "Kami masih belum dapat mengatakan, apakah rupiah dapat mencapai angka Rp 9.000 per dollar," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau