JAKARTA, KOMPAS.com — Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis (8/10), terus menguat mendekati Rp 9.300 per dollar, sehubungan pelaku asing aktif membeli rupiah karena mereka optimistis pasar Indonesia tetap potensial untuk digarap lebih baik.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar naik menjadi Rp 9.365-Rp 9.375 per dollar dibanding penutupan hari sebelumnya, Rp 9.420-Rp 9.435 atau naik 55 poin.
Analis Valas PT Bank Himpunan Saudara Tbk Rully Nova di Jakarta mengatakan, rupiah dalam pekan ini diperkirakan akan dapat mencapai angka Rp 9.300 per dollar. "Karena sentimen positif yang terjadi di pasar pengaruhnya masih berlanjut," ujar Rully Nova.
Berlanjutnya sentimen positif pasar itu, menurut dia, karena pasar Indonesia masih merupakan pasar yang lebih menjanjikan dari pasar Asia lainnya. Faktor tersebut juga didukung oleh kecenderungan perbankan yang akan menurunkan suku bunga pinjaman, memicu pelaku pasar terus aktif membeli rupiah.
Indonesia, lanjut Rully Nova, pada 2010 diperkirakan akan tumbuh lebih baik menyusul membaiknya pertumbuhan ekonomi global, karena pelaku asing makin aktif bermain di pasar domestik.
"Apalagi kawasan Asian menjadi daerah yang pertumbuhan ekonominya lebih baik ketimbang Amerika Serikat maupun Eropa," ucapnya.
Ke depan, menurut Rully Nova, Indonesia kemungkinan akan banyak diminati pelaku asing yang akan menempatkan dananya karena penduduknya yang besar merupakan pasar yang sangat potensial. "Kami optimis dengan ekonomi yang makin tumbuh, maka pergerakan rupiah akan terus positif," kata Rully Nova.
Pengamat pasar uang, Edwin Sinaga, mengatakan, masih perlu dukungan yang kuat bagi rupiah untuk bisa mencapai angka Rp 9.000 per dollar. "Meski rupiah terus menguat, namun dukungan pasar yang kuat sangat diharapkan untuk memicunya lebih jauh," kata Edwin Sinaga.
Menurut dia, posisi rupiah yang mendekati angka Rp 9.300 per dollar cukup baik, namun untuk menguat lebih jauh terasa agak berat. "Kami masih belum dapat mengatakan, apakah rupiah dapat mencapai angka Rp 9.000 per dollar," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang