PEKANBARU, KOMPAS.com — Hasil pemilihan Ketua Umum Partai Golkar 2009-2015 ternyata masih menyisakan tanda tanya di benak salah satu kandidat, Surya Paloh. Ia menangkap sejumlah ketidakberesan dalam penyelenggaraan Munas. Dari sejumlah pendukungnya, Paloh mendapatkan laporan telah terjadi intimidasi pada saat menjelang pemilihan.
"Saya mendengar laporan dari semua pengikut saya yang jumlahnya 240, ada sesuatu yang salah. Mereka merasa terintimidasi," kata Paloh saat akan meninggalkan penginapannya, di Pekanbaru, Riau, Kamis (8/10).
Ketika ditanya, bentuk intimidasi seperti apa yang diterima, Paloh tak menyebutkan secara konkret. "Bentuk intimidasinya macam-macam. Sekarang saya menampung dan menyerap informasi dari para pendukung saya," kata Paloh.
Segala laporan dan keterangan resmi mengenai pelaksanaan Munas dan hasil pemilihan Ketua Umum Partai Golkar akan disampaikannya dalam jumpa pers yang dijadwalkan besok.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang