Owen: "Si Merah" Kalah dari "Setan Merah"

Kompas.com - 09/10/2009, 03:44 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Penyerang Manchester United (MU), Michael Owen, menyebut Liverpool sebagai salah satu tim terbaik dunia. Namun, untuk urusan stadion, pendapatan, dan dukungan, menurutnya, Manchester United-lah yang terbaik.

Pernyataan itu disampaikan Owen berkaitan dengan duel Liverpool versus Manchester United dalam lanjutan Premier League, di Anfield, Minggu (25/10). Sebagai pemain yang pernah menghabiskan delapan musim di Anfield, Owen mencoba membandingkan kondisi kedua tim itu.

"Aku tidak ingin menyerang siapa pun. Apa yang kukatakan adalah, dalam hal dukungan, pendapatan, dan stadion, Manchester United mungkin adalah yang terbesar di dunia. Namun, Real Madrid, Barcelona, dan Liverpool juga berada di level (terbaik), dalam hal yang lain," ungkapnya.

Selain itu, mengenai duel 25 Oktober mendatang, Owen mengaku tidak punya perasaan berbeda. Pasalnya, bukan kali ini saja ia bertemu Liverpool sebagai lawan. Ketika membela Newcastle United, ia beberapa kali juga pernah menghadapi "Si Merah".

Meski begitu, Owen yakin, akan ada perbedaan sambutan ketika ia datang ke Anfield sebagai pemain Newcastle dan sebagai pemain MU. Menurutnya, hal ini wajar mengingat rivalitas Liverpool dan MU yang sudah berlangsung lebih dari 20 tahun. Ia mengaku antusias menyambut duel itu.

"Aku pernah kembali (ke Anfield) sebelum ini bersama Newcastle beberapa kali. Jadi, aku telah bermain di sana untuk tim lawan. Namun, aku menantikan duel ini. Ini akan berbeda dan akan sedikit lebih ramai," ujarnya.

"Seperti biasa, antara United dan Liverpool, ini akan menjadi pertandingan yang kompetitif antara dua dari tim terbaik dunia. Kedua tim ini akan berduel lebih seimbang ketimbang ketika aku kembali (ke Anfield) bersama Newcastle. Jadi, ini seharusnya menjadi pertandingan yang bagus dan hari yang menarik," tambahnya. (SKY)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau