Kapan Waktu yang Tepat untuk Memberi Bayi Makanan Padat?

Kompas.com - 09/10/2009, 11:13 WIB

KOMPAS.com - Memperkenalkan makanan padat kepada bayi bisa menjadi hal yang menyenangkan sekaligus menegangkan bagi ibu dan bayinya. Pasalnya, ini menandakan bayi sudah mulai kuat dan bertumbuh, namun apakah si bayi cukup kuat untuk bisa menerimanya? Kapan waktu yang paling tepat untuk memberikan makanan padat untuk bayi? Sebab, untuk memberikan makanan padat untuk bayi, kita tidak hanya mempertimbangkan usianya saja, tetapi juga memperhatikan tanda apa saja yang sudah bisa ia lakukan.

Secara umum, bayi Anda akan mulai memberikan sinyal kapan ia sudah siap untuk menerima makanan padat sekitar usia 6 bulanan. Di sekitar usia ini, ia sudah bisa lebih berani ikut aktif berpartisipasi dalam proses makan. Berikut adalah beberapa indikator umum bahwa si kecil sudah siap menerima makanan padat dan mulai mengembangkan indera perasanya.

* Ia sudah bisa duduk (baik sendiri maupun harus dibantu), dan bisa menyangga kepalanya sendiri.

* Ia membuka mulutnya untuk sendok yang mendekati bibirnya, lalu menutupnya.

* Ia bisa menunjukkan kepada Anda kapan ia mulai merasa kenyang atau masih lapar saat mulai disuapi makanan. Tandanya; ia akan memalingkan wajah dari arah sendok ketika ia sudah kenyang, atau tetap membuka mulutnya kala masih merasa lapar.

* Ia membiarkan lidahnya di bawah dan rata ketika Anda memasukkan sendok ke dalam mulutnya.

* Ia menunjukkan ketertarikan pada makanan yang dimakan oleh orang-orang di sekitarnya.

Sebagai tambahan, ketika bayi mencapai usia 6 bulan, enzim di dalam pencernaannya mulai beranjak dewasa, dan sudah mampu mencerna dan menghancurkan makanan padat. Menurut American Academy of Pediatrics, usia 6 bulan bisa jadi waktu yang penting untuk kebutuhan nutrisi bayi. Seorang bayi kemungkinan akan membutuhkan tambahan zat besi yang bisa ia tarik dari nutrisi makanan padat. Misal, dari bubur bayi yang diperkaya zat besi. Pastikan memberikan jarak sekitar 4-7 hari antara makanan baru untuk melihat adanya reaksi alergi atau tidak. Ingatlah, bahwa memberikan ASI dan susu formula harus tetap menjadi sumber utama nutrisi anak selama tahun pertama bayi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau