KAIRO, KOMPAS.com - Abbas menginstruksikan Duta Besar Palestina untuk PBB, di Geneva, Ibrahim Khreisheh, segera melakukan koordinasi dengan kelompok Arab, Islam, dan Gerakan Non-Blok (GNB) di PBB untuk mengusulkan sidang. Jika usulan Palestina itu mendapat dukungan minimal 16 negara dari 47 negara anggota Lembaga HAM PBB, akan dilakukan sidang darurat. Khreisheh menambahkan, Sekjen Organisasi Konferensi Islam (OKI) Ekmeliddin Ihsanoglu mendukung langkah itu. PBB sedianya menggelar voting soal pembahasan laporan Richard Goldstone hari Jumat pekan lalu. Laporan Goldstone itu berisi kejahatan perang Israel di Jalur Gaza. Atas permintaan Abbas karena tekanan AS dan Israel, sidang ditunda hingga Maret 2010. Tak pelak lagi, Presiden Abbas mendapat kecaman keras dari internal Palestina ataupun dunia Arab. Front Demokrasi untuk Pembebasan Palestina (DFLP) sebaliknya menyerukan agar para pejabat Palestina yang terlibat penundaan sidang diadili. DFLP menyebut penundaan sidang itu merupakan kejahatan politik. DFLP juga menuntut Otoritas Palestina berusaha meminta Lembaga Hak Asasi Manusia PBB menggelar sidang sesegera mungkin untuk membahas laporan Goldstone. Libya gagal Libya gagal membujuk Dewan Keamanan (DK) PBB menggelar sidang khusus tentang laporan Goldstone itu. Libya saat ini adalah satu-satunya negara Arab anggota tidak tetap DK PBB. Sedianya, sidang DK PBB untuk membahas laporan Goldstone dijadwalkan hari Rabu lalu. Dubes Libya untuk PBB Abdel Rahman Shalqom mengatakan, Libya mengambil tindakan itu agar laporan Goldstone tetap bisa digulirkan di forum internasional. Meskipun upaya Libya gagal, DK PBB memutuskan mempercepat pelaksanaan sidang reguler tentang isu Timur Tengah, termasuk isu laporan Goldstone, pada hari Rabu (14/10) yang akan datang. Sedianya, Jadwal sidang reguler DK PBB tentang isu Timur Tengah digelar pada 20 Oktober. Menlu Palestina Riyadh al-Maliki menyerukan agar masyarakat internasional memberi dukungan terhadap laporan Goldstone dalam forum sidang DK PBB nanti. ”Saya sendiri akan menyampaikan pandangan Palestina tentang laporan Goldstone dalam forum sidang DK PBB pada hari Rabu pekan depan. Diskusi memang terbuka atas semua isu soal Timur Tengah. Namun, saya akan fokus pada isi laporan Goldstone,” lanjut Al-Maliki kepada radio BBC edisi Arab.