KBRI di Belgia Gelar Malam Dana untuk Korban Gempa Sumbar

Kompas.com - 10/10/2009, 07:51 WIB

BRUSSEL, KOMPAS.com — Musik Hijau Lungsuran Daur dari Bandung dan peragaan busana karya perancang muda Indonesia Annisa Riphat mengawali acara Bulan Promosi Indonesia 2009 di Belgia dan Luksemburg yang berlangsung di gedung megah Claridge-Brussel.

Duta Besar RI untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa Nadjib Riphat Kesoema membuka acara Malam Indonesia dengan "Minute of Silence," menundukkan kepala dan berdoa bagi korban gempa di Sumatera Barat.

Minister Counsellor, Koordinator Fungsi Pensosbud/Diplik, PLE Priatna, mengatakan, bulan Promosi Indonesia 2009 selain menampilkan beragam pentas kesenian tari, workshop musik, fashion show juga wayang golek.

Priatna mengatakan, selain itu juga dilakukan wawancara interaktif di stasiun televisi lokal, Liberty TV, merupakan cara terbaik menampilkan produk budaya Indonesia yang berkelas ke mancanegara.

Sementara itu, Duta Besar RI Nadjib Riphat Kesoema mengatakan bahwa meskipun jauh dari Tanah Air, dia juga ikut merasakan penderitaan saudara-saudara yang tertimpa bencana di Sumatera Barat.

Untuk itu di tengah Bulan Promosi Indonesia di Brussel yang menampilkan pagelaran busana karya perancang muda Annisa serta musik hijau Lungsuran Daur dapat menggugah simpati dan uluran tangan.

Konsul Jenderal Honorer Indonesia untuk Wallonia yang baru dan CEO Parc Paradisio Eric Domb mengajak undangan untuk menyumbangkan dompet bencana yang diprakarsai KBRI Brussel.

Karya Annisa Riphat yang didominasi batik dan tenun berhasil menggebrak acara malam dana yang dihadiri dubes negara ASEAN, kalangan diplomatik, pejabat Uni Eropa, pengusaha, dan publik Belgia serta masyarakat Indonesia di Belgia, Belanda, dan Jerman.

"Acara bulan Promosi Indonesia dibuka dengan European-Indonesian Business Dialog (EIBD) dan resepsi diplomatik yang menampilkan tari Saman dan musik hijau Lungsuran Daur pimpinan Didi Petet," demikian PLE Priatna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau