Peminjaman Beckham ke Milan Terganjal Harga

Kompas.com - 12/10/2009, 02:06 WIB

MILAN, KOMPAS.com - Kepindahan David Beckham ke AC Milan kembali menemui hambatan. LA Galaxy menolak tawar-menawar harga pinjam yang disodorkan Milan untuk gelandang Inggris tersebut.

Milan merupakan prioritas utama Beckham untuk kembali merumput di Eropa demi mempertahankan penampilannya menjelang Piala Dunia 2010 digelar. Musim lalu gelandang 34 tahun itu juga menghabiskan waktu setengah musim di San Siro dan itu membuat posisinya di "The Three Lions" terus terjaga.

Musim ini Galaxy kembali menawarkan Beckham kepada "I Rossoneri" untuk masa pinjaman separuh musim, terhitung mulai Januari 2010. Sayang, hal itu menemui hambatan. News of The World melansir, Galaxy menginginkan agar Milan mau menggaji Beckham sebesar 70.000 poundsterling atau lebih dari satu miliar rupiah per pekan. Namun, "Il Diavolo" hanya sanggup membayarkan 40.000 pounds atau Rp 600 juta per pekan.

Selisih harga yang cukup besar itu kemungkinan masih bisa dinegosiasikan kembali, tapi itu semua berpulang pada kehendak Beckham. Musim lalu mantan pemain Manchester United dan Real Madrid itu rela merogoh kocek sendiri untuk membayar Galaxy atas penambahan masa pinjamnya di Milan. Jumlahnya tak disebutkan secara pasti, tapi disebut-sebut mencapai 10 juta pounds atau Rp 150 miliar.

Milan sendiri masih perlu berinvestasi untuk membeli striker baru. Juara tujuh kali Liga Champions itu kabarnya tengah bernegosiasi untuk menarik mantan pemain Inter Milan, Adriano. Milan juga menjajaki pembelian Luca Toni dan Roman Pavlyuchenko.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau