Menkeu: Target Penyerapan Stimulus Bagus

Kompas.com - 12/10/2009, 19:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) mematok target penyerapan stimulus fiskal hingga akhir tahun 2009 akan mencapai 90 persen. Menteri Keuangan sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati menilai target tersebut sebagai hal yang wajar karena berada di kisaran rata-rata penyerapan anggaran per tahun.

"Ya bagus dong kalau 90 persen. Kalau sudah 90 persen mah sudah bagus banget. Memang rata-rata selama ini penyerapan itu biasanya 95 persen-85 persen. Jadi kalau 90 persen, sudah in the middle," ujarnya, saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (12/10).

Menkeu mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyerapan anggaran stimulus fiskal nantinya. Jika ternyata ditemukan bahwa anggaran tidak dapat terserap seluruhnya karena adanya efisiensi anggaran, maka tidak ada masalah. "Misalnya kalau estimasi anggaran sebesar 100, namun setelah tender dapetnya 90 ya yang 10 itu tidak keluar. Jadi itu penghematan karena prosesnya sudah lebih bagus," tuturnya.

Namun, jika dikarenakan oleh adanya kegagalan perencanaan dan pelaksanaan, maka pihaknya mengancam akan memberikan sanksi kepada Kementrian Lembaga (K/L) ataupun pemerintahan daerah. "Seperti yang disampaikan kepada dewan kita evaluasi saja. Kalau absorsinya karena kegagalan perencanaan dan pelaksanaan, itu masuk dalam bagian pemotongan atau sanksi," jelasnya.

Sebelumnya Direktur Jenderal Perbendaharaan Depkeu Hery Purnomo mengatakan memasuki kuartal akhir di tahun 2009 ini, jumlah stimulus yang baru terserap sekitar 31,46 persen atau sekitar Rp 3,565 triliun dari pagu anggaran stimulus infrastruktur 11,335 triliun. Rendahnya penyerapan anggaran ini, dapat mengancam pertumbuhan ekonomi pemerintah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau