KOLOMBIA, KOMPAS.com — Pabrikan mobil asal Jepang, Nissan dan Infiniti, akan menarik kembali 143.000 mobilnya. Penyebabnya, ada kerusakan pada sistem monitor tekanan ban pada sejumlah wilayah dengan karakteristik geografis di pesisir pantai.
Tingginya kandungan garam laut di jalanan biasanya meningkat tajam saat memasuki musim dingin. Dampaknya, fungsi salah satu fitur keamanan di mobil itu tak bekerja dengan baik karena korosi pada sekrup. Pabrikan mengaku akan mengganti semua sekrup yang terkorosi dari garam laut.
Sekrup tersebut berfungsi mengamankan sistem monitor agar tetap berfungsi dengan transmitter sensor yang ada. Kalau ini rusak, lampu monitoring panel yang menunjukkan informasi akan menyala untuk mengindikasikan gangguan. Demikian dikutip situs Lafelane.
Pihak Keamanan Lalu Lintas Jalan Raya (National Highway Traffic Safety Administration) Amerika Serikat menyatakan, pengemudi bisa mengabaikan nyala lampu ketika kondisi ban tak bermasah. Namun, permasalahan bisa muncul ketika lampu tersebut tak memberi peringatan ketika kondisi ban tiba-tiba kempes. Jelas, kondisi ini sangat berbahaya.
Penarikan kembali yang dilakukan produsen tersebut mencakup 20 negara bagian di sebelah utara distrik Kolombia. Jadi, di luar wilayah tersebut, aksi serupa tak akan dilakukan.
Model mobil yang masuk kategori penarikan kembali ini adalah Nissan Rogue (tahun produksi 2008), Nissan Murano (2009), Cube (2009), Infiniti M35s (2008-2010), dan M45s (2008-2010). Pabrikan akan mulai menghubungi pelanggan pada 9 November.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang