Nissan "Recall" 143.000 Mobilnya

Kompas.com - 13/10/2009, 10:57 WIB

KOLOMBIA, KOMPAS.com — Pabrikan mobil asal Jepang, Nissan dan Infiniti, akan menarik kembali 143.000 mobilnya. Penyebabnya, ada kerusakan pada sistem monitor tekanan ban pada sejumlah wilayah dengan karakteristik geografis di pesisir pantai.

Tingginya kandungan garam laut di jalanan biasanya meningkat tajam saat memasuki musim dingin. Dampaknya, fungsi salah satu fitur keamanan di mobil itu tak bekerja dengan baik karena korosi pada sekrup. Pabrikan mengaku akan mengganti semua sekrup yang terkorosi dari garam laut.

Sekrup tersebut berfungsi mengamankan sistem monitor agar tetap berfungsi dengan transmitter sensor yang ada. Kalau ini rusak, lampu monitoring panel yang menunjukkan informasi akan menyala untuk mengindikasikan gangguan. Demikian dikutip situs Lafelane.

Pihak Keamanan Lalu Lintas Jalan Raya (National Highway Traffic Safety Administration) Amerika Serikat menyatakan, pengemudi bisa mengabaikan nyala lampu ketika kondisi ban tak bermasah. Namun, permasalahan bisa muncul ketika lampu tersebut tak memberi peringatan ketika kondisi ban tiba-tiba kempes. Jelas, kondisi ini sangat berbahaya.

Penarikan kembali yang dilakukan produsen tersebut mencakup 20 negara bagian di sebelah utara distrik Kolombia. Jadi, di luar wilayah tersebut, aksi serupa tak akan dilakukan.

Model mobil yang masuk kategori penarikan kembali ini adalah Nissan Rogue (tahun produksi 2008), Nissan Murano (2009), Cube (2009), Infiniti M35s (2008-2010), dan M45s (2008-2010). Pabrikan akan mulai menghubungi pelanggan pada 9 November.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau