Sriwijaya FC Risaukan Kedatangan Duric

Kompas.com - 13/10/2009, 11:34 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sriwijaya FC risau menanti kedatangan Alexander Duric untuk penandatanganan kontrak. Striker timnas Singapura itu masih ingin meninjau kondisi Palembang sebelum memboyong keluarganya.

Direktur Teknik PT SOM selaku manajemen SFC, Hendri Zainuddin, mengatakan hal tersebut di Palembang, Selasa (13/10). "Kita belum bisa memastikan Duric jadi ke SFC atau tidak, sebelum dia benar-benar datang ke Palembang untuk melakukan penandatanganan kontrak," kata Hendri.

"Beberapa waktu lalu dia mengatakan akan ke Palembang hanya untuk survei sekolah anaknya, dan belum bermaksud tanda tangan kontrak. Tapi, selaku manajemen, kami berharap dia tak menunda-nunda lagi," tambahnya.

Hendri mengatakan, pihaknya menerima kabar dari Riki Nelson, agen Duric, bahw pemain tersebut akan akan tiba di Palembang, Rabu (14/10) esok. Sebelumnya Duric pernah berjanji akan tiba di Palembang pada Senin (11/10) kemarin.

"Kami berharap tidak ada pembatalan lagi karena jika dia telah menandatangani kontrak, secepatnya akan didaftarkan ke Liga Indonesia supaya tidak ada kerisauan lagi," ujar Hendri.

Duric sebelumnya sempat membatalkan niatnya untuk berlabuh bersama "Laskar Wong Kito" hanya beberapa saat setelah sepakat dengan kontrak yang ditawarkan. Pemain kelahiran Serbia itu kemudian mengubah keputusannya dan bahkan rela menurunkan banderol demi bergabung dengan SFC. Top scorer Liga Singapura bersama klub SAAF Singapore itu diproyeksikan untuk mengisi kuota pemain asing Asia yang berjumlah dua orang.

Sejauh ini SFC baru memenuhi satu kuota pemain Asia usai mendatangkan defender Singapura, Precious Emuejeraye. SFC juga sudah merekrut tiga pemain asing non-Asia yakni Keith Kayamba Gumbs (St Kitt-Nevis), Zah Rahan (Liberia), dan Anoure Obiora Richard (Nigeria). (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau