BEKASI, KOMPAS.com- Sosok Sonny Jayadi di mata warga mirip dengan yang dipaparkan pihak kepolisian. Sekalipun Sonny jarang berada di rumah yang beralamat di Perum Mangun Jaya Indah II, Jalan Cenderawasih Raya Blok B 8 nomor 2, Desa Mekarsari RT 4/RW 15, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, warga sekitar bisa mendiskripsikan seperti apa sosok yang sudah ditangkap polisi karena diduga menyembunyikan buron teroris.
"Cirinya memang mirip," kata Nurul Hudayati, tetangga Sonny yang rumahnya di sebelah rumah bertipe 36 dengan luas tanah 100 meter persegi itu, Selasa (13/10).
Menurut Nurul, ciri-ciri Sonny yang terkenal baik itu adalah tinggi, putih, mancung, agak keriting. "Pokoknya cakep. Bersih," ujarnya.
Berdasarkan informasi dari warga, Sonny adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Dua kakaknya bernama Ani dan Pegi. Sedangkan adik bungsunya bernama Marin yang akan masuk perguruan tinggi.
Ayahnya, Parwoto, bekerja wiraswasta, sementara ibunya yang kerap disapa ibu Marin menjadi ibu ruah tangga. Sonny tercatat sebagai mahasiswa Sains dan Teknologi program studi Fisika semester 11 Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
Ia diduga memesan kamar nomor 15 rumah kos di Ciputat, yang kemudian diketahui menjadi tempat persembunyian Syaifudin Zuhri dan Mohammad Syarir. Keduanya tewas dalam penggrebekan yang dilakukan Tim Densus 88 beberapa hari lalu.
Sonny sendiri ditangkap di Padang Sumatera Barat saat menjadi relawan dari Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang