Honda Odyssey Ramaikan Pasar Nasional Kembali

Kompas.com - 14/10/2009, 09:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Membaiknya perekonomian dunia, termasuk Indonesia, membuat sektor bisnis otomotif mulai bergeliat kembali. Menangkap momen ini, PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku ATPM mobil Honda di Indonesia berencana memasarkan kembali salah satu produk andalannya, Odyssey, tahun depan.

MPV tujuh penumpang ini terakhir dipasarkan di pasar Indonesia pada 2008 dengan total penjualan sebanyak 244 unit. Namun, tahun ini pemasarannya dihentikan berkaitan terjadinya krisis keuangan sehingga menggoncang perekonomian nasional.

"Rencananya begitu (akan memasarkan kembali Odyssey), saat ini kondisi rupiah sudah menguat terhadap dollar AS. Meski tak besar, tapi celah pasar tetap ada. Kita masih mempertimbangkan kepastian ini, mungkin tahun depan," ujar Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM Jonfis Fandy kepada Kompas.com, Selasa (13/10).

Jonfis menjelaskan, ketika fluktuasi rupiah terhadap dollar tak kembali tinggi, keputusan itu baru bisa dilaksanakan. Odyssey diimpor ke Indonesia secara utuh dari negeri asalnya, Jepang.

Sementara itu, HPM juga berencana meluncurkan salah satu produk andalannya, CR-V, pada semester pertama 2010. Persiapan Honda terus dilakukan untuk menangkap pemulihan pasar otomotif nasional yang diperkirakan akan terjadi tahun depan.

SUV tersebut akan dipamerkan dalam ajang Tokyo Motor Show 2009 yang berlangsung akhir bulan ini di Jepang. Nah, seperti apa perubahannya, nantikan saja.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau