Sheva Pernah Tolak MU dan Barcelona

Kompas.com - 14/10/2009, 11:08 WIB

KYIV, KOMPAS. com - Striker Ukraina, Andriy Shevchenko, ternyata pernah ditawari Manchester United dan Barcelona. Tapi, dia menolak kesempatan merumput di Old Trafford atau Camp Nou sebelas tahun lalu agar dapat memudahkan kepindahannya ke AC Milan.

Sheva, demikian sapaan akrabnya, tujuh tahun bermain bersama "I Rossoneri" (1999-2006), sebelum pindah ke Chelsea dalam waktu yang singkat dan prestasi yang tidak memuaskan. Ia kemudian kembali ke Milan dengan status pinjaman, lalu memutuskan untuk bergabung kembali dengan klub pertamanya, Dynamo Kyiv.

Pemain berusia 33 tahun yang memberi kemenangan bagi negaranya saat melawan Inggris pada kualifikasi Piala Dunia, Sabtu (10/10) lalu itu mengatakan, "Ketika usiaku 22 tahun, aku  memiliki kesempatan bermain untuk MU atau Barca, tapi aku memilih Milan. Dan, klub itu berhasil memenangkan banyak kompetisi,  termasuk Liga Champion, dan aku mendapat gelar sebagai pemain terbaik Eropa. Aku bahagia dengan karierku."

"Tidak ada yang bertahan selamnya. Kini usiaku 33 tahun, aku tidak tahu berapa lama lagi masih bisa bermain. Namun, beberapa tahun sebelum aku mengakhiri karir, aku ingin merumput di mana pertama kali aku bermain," tambah Sheva. (TS)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau