Garuda Buka Rute ke Belitung, Dukung "Visit Babel Archi 2010"

Kompas.com - 14/10/2009, 22:16 WIB

PANGKALPINANG, KOMPAS.com  - Garuda Indonesia akan membuka rute penerbangan Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang -Hanandjoeddin Tanjungpandan Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel).

"Pihak Garuda Indonesia sudah menjanjikan membuka penerbangan ke Belitung, realisasinya pada 2010," kata Gubernur Babel, Eko Maulana Ali di Pangkalpinang, Rabu (14/10).

Pembukaan rute penerbangan ke Belitung tersebut bentuk dari dukungan pihak Garuda Indonesia terhadap program Visit Babel Archi 2010.

"Aktivitas penerbangan ke Pulau Belitung mesti menjadi perhatian karena kabupaten itu salah satu daerah kunjungan wisata," katanya.

Menurut dia, frekuensi penerbangan di Babel cukup tinggi yaitu mencapai 70 hingga 75 persen sebagai bukti arus kunjungan dan pendatang sangat tinggi di Negeri Laskar Pelangi itu.

"Kami optimistis program Visit Babel Archi 2010 yang merupakan titik awal kebangkitan pariwisata dengan menarik para wisatawan  domestik dan mancanegara, berjalan dengan baik jika melihat dari arus kunjungan ke Babel," ujarnya.

Gubernur mengakui, fasilitas pendukung dunia kepariwisataan belum memadai dan perlu ditingkatkan seperti bandara, pelabuhan, hotel, jalan dan fasilitas di obyek wisata.

"Kami terus genjot pembangunan yang berhubungan dengan kepariwisataan dalam rangka menyongsong Visit Babel Archi 2010," katanya.

Dijelaskan, pembangunan Bandara Depati Amir terus ditingkatkan seperti menambah panjang dan lebar landasan agar bisa didarati pesawat berbadan lebar dan pembangunan terminal.

"Diharapkan pada tahun 2010, Bandara Depati Amir mampu menjadi bandara internasional dan bisa melayani rute penerbangan internasional," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau