NEW YORK, KOMPAS.com — Saham AS melonjak, Rabu (14/10), karena lonjakan laba sejumlah perusahaan terkemuka, antara lain Intel dan JP Morgan Chase, dan penurunan penjualan eceran (ritel) yang lebih rendah dari perkiraan.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 81,62 poin (0,83 persen) pada pembukaan perdagangan menjadi 9.952,68, mendekati level kunci 10.000. Indeks Nasdaq naik 19,16 poin (0,90 persen) menjadi 2.159,05, dan indeks Standard & Poor’s 500 naik 10,24 poin (0,95 persen) menjadi 1.083,43.
"Harga saham melonjak sejak pembukaan pasar, menempatkan level 10.000 DJIA dalam jangkauan," kata Joseph Hargett dfari Schaeffer’s Investment Research.
Hanya beberapa saat sebelum pasar dibuka, JPMorgan Chase mengatakan, laba kuartal ketiga perusahaan melonjak menjadi 3,6 miliar dollar AS, memberi tanda lanjutan bangkitnya sektor perbankan.
Intel mengatakan pada Selasa sore bahwa penerimaan pada kuartal ketiga melampaui perkiraan sehingga perkiraan untuk selama setahun penuh bisa melampaui perkiraan.
Laba bersih perusahaan produsen chip komputer terbesar di dunia itu lebih rendah lima persen dibanding periode sama tahun lalu sebesar 1,9 miliar dollar AS, tetapi hasil tersebut lebih tinggi secara tak terduga dari perkiraan analis Wall Street.
"Saham-saham menguat pada perdagangan pagi setelah para pedagang menyambut laporan kinerja kuartal ketiga sejumlah perusahaan anggota Dow Jones yakni Intel dan JP Morgan Chase, sementara angka penjualan eceran turun lebih kecil dari perkiraan," kata analis pada Charles Schwab & Co.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang