Dollar AS Melempem, Rupiah Tembus Rp 9.300

Kompas.com - 15/10/2009, 10:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank, Jakarta, Kamis (15/10) pagi, menguat tajam hingga menembus angka Rp 9.300 per dollar AS karena aktifnya pelaku membeli rupiah berkat penguatan berlanjut bursa Wall Street.
     
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS naik 80 poin menjadi Rp 9.285-Rp 9.295 per dollar AS dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya, Rp 9.365-Rp 9.375.
     
Ekonom dari Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan, di Jakarta, Kamis, mengatakan, melihat rupiah yang terus menguat akibat rally bursa Wall Street yang mendorong indeks Dow Jones mencapai 10.000 poin, rupiah mempunyai peluang untuk bisa mencapai level Rp 9.000 per dollar AS.

"Namun, untuk menuju level tersebut, rupiah memerlukan dukungan yang kuat, apalagi Bank Indonesia juga mempunyai kebutuhan terhadap mata uang asing itu," katanya.
     
"Kita lihat saja dulu apakah rupiah pada pekan depan masih dapat bergerak naik karena BI diperkirakan akan masuk pasar melepas cadangan dollarnya," tuturnya.

Fauzi mengatakan, rupiah merupakan mata uang Indonesia yang mengalami kenaikan cukup tajam dibandingkan mata uang utama Asia lainnya karena aktifnya pelaku asing bermain di pasar domestik. "Pelaku asing menempatkan dananya di pasar Indonesia yang memberikan gain lebih besar daripada pasar Asia lainnya," katanya.

Rupiah akan berada pada Rp 9.280-Rp 9.300 per dollar AS sepanjang pekan ini. "Kami optimistis rupiah masih dapat menguat pada hari berikutnya, melihat isu positif dari eksternal makin besar," ujarnya.
     
Rupiah mendapat dukungan positif dari Bursa Efek Indonesia, di mana indeksnya telah mencapai batas psikologis, 2.500 poin.  Namun, kenaikan rupiah yang begitu cepat kurang disukai eksportir karena produk jualnya di pasar ekspor kurang berdaya saing.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau