Ronaldinho Mengaku Kesulitan di Serie-A

Kompas.com - 16/10/2009, 01:43 WIB

MILAN, KOMPAS.com - Gelandang AC Milan, Ronaldinho, mengakui Liga Serie-A lebih sulit daripada Divisi Primera. Menurutnya, Liga Italia memberikan ruang yang sangat sedikit baginya.

"Bermain di Italia lebih sulit daripada di Spanyol. Di sini, aku diberikan sedikit ruang," jelasnya kepada AS.

Ronaldinho tampil gemilang saat membela "El Barca". Ia selalu mempertontonkan kemampuan individunya yang spektakuler. Dalam setiap laga, ia memberikan kontribusi yang besar. Saat bermain di Barca, Dinho - sapaan akrabnya - memiliki ruang yang bebas untuk mengembangkan permianan. Hal inilah yang membuat karier Dinho begitu cemerlang bersama Barca. Selama lima musim, Dinho membawa Barca meraih dua gelar Divisi Primera, Super Copa, dan satu gelar Liga Champions.

Pada 2008, Dinho memilih angkat koper ke Milan. Tampil bersama Andrea Pirlo dkk, karier Dinho justru makin meredup. Kehebatannya di Barca tak terulang di Milan. Dinho sering kehilangan bola dan kemampuan individunya makin merosot tajam.

Sepeninggalnya Ricardo Kaka, publik San Siro berharap Dinho dapat bermain secemerlang Kaka. Namun, tetap saja kontribusi Dinho masih belum maksimal. Bahkan, ia dinilai gagal membawa Milan meraih kemenangan, termasuk saat dihajar Inter Milan 0-4.

Dinho mengakui, bermain di Serie-A lebih sulit daripada Spanyol. Baginya, Calcio memberikan ruang yang sangat sedikit baginya. Inilah yang membuat dirinya sulit berkembang di Italia.

"Tidak peduli apakah aku bermain di depan, di kiri atau di kanan. Aku ulangi, masalahnya adalah ruang yang lebih sedikit," ungkap Dinho. (AS)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau