JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng, yang juga Juru Bicara Kepresidenan, mengatakan, hingga Kamis (15/10) malam Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan belum mengajukan calon menteri ke Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal, SBY mulai menghubungi para calon menteri sejak malam ini.
Lantas, apakah ini berarti kesempatan PDI-P memeroleh kursi menteri hilang? "Bagaimana pun kereta harus tetap berjalan," jawab Andi secara diplomatis. Pada acara penyerahan kontrak politik partai politik yang memutuskan bergabung dengan Partai Demokrat di pemerintahan, Kamis malam lalu, pimpinan PDI-P pun tidak tampak.
Politisi yang hadir adalah Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie, Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir, Ketua PPP Suryadarma Ali, Sekjen PKB Lukman Edy, dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.
Presiden SBY, secara terpisah, kemarin, mengatakan, dirinya menghormati pilihan PDI-P untuk tidak berkoalisi dengan Partai Demokrat di pemerintahan. "Ini pilihan politik," ujarnya di kediamannya di Puri Cikeas Indah, Bogor.
Selain PDI-P, parpol yang memilih tidak berkoalisi di pemerintahan adalah Partai Hanura pimpinan Ketua Umum Wiranto, dan Partai Gerindra pimpinan Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto. Keduanya merupakan lawan Partai Demokrat pada pemilu legislatif dan pemilu presiden 2009.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang