Pasar Honda Motor Global Turun 15 Persen

Kompas.com - 16/10/2009, 08:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Seperti kita ketahui, tamparan krisis ekonomi global berdampak cukup dahsyat. Banyak perusahaan besar otomotif sampai mengalami kepailitan. Tak sedikit pula yang bisnisnya 'jeblok' seperti di antaranya diakui oleh Honda Motor Co (HMC), tak terkecuali unit roda empatnya, tapi juga roda dua. Produsen motor terbesar di dunia itu mengaku penjualannya akan turun 15 persen tahun ini.

President & Director of Asian Honda Motor Co LTD Fumihiko Ike mengatakan, tahun lalu Honda memproduksi sebanyak 15 juta unit motor di seluruh dunia dan 20 persennya diserap ke Indonesia. Posisi terbesar pertama disumbang oleh India sekitar 4 juta unit per tahun dan ketiga direbut Vietnam.

"Penurunan pasar terjadi di seluruh negara (lokasi pemasaran Honda). Salah satunya di Thailand yang pasarnya turun hingga 20 persen tahun ini. Kalau Indonesia relatif bisa bertahan, meski mengecil tapi tak jauh beda dengan tahun lalu," ujar Ike di Pabrik PT Astra Honda Motor (AHM) Cikarang, Kamis (15/10).

Di sisi lain, guna merespon peningkatan pasar motor yang diperkirakan akan terjadi tahun depan di Indonesia, Honda Motor Co kini tengah mengkaji peningkatan kapasitas lini produksi skutik. Minimnya kapasitas produksi di segmen skutik membuat daftar antrean pelanggan memanjang.

"Memang rencana terdekat adalah meningkatkan kapasitas produksi skutik. Tapi detailnya, AHM yang bisa menjelaskan," tutupnya.

Dari informasi yang diperoleh KOMPAS.com di lapangan, AHM berencana meningkatkan kapasitas produksi skutik dari 3.200 unit per hari menjadi 5.300 unit per hari. Jika ditotal kapasitas produksi bulanan akan meningkat dari saat ini sekitar 96.000 unit menjadi 159.000 unit per bulan.

"Belum bisa dinformasikan, tahun depan saja. Kalaupun di tingkatkan tak mungkin akan hanya 100 (unit) atau 200 unit saja," ujar Direktur Pemasaran AHM Julius Aslan saat dikonfirmasi KOMPAS.com.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau