JAKARTA, KOMPAS.com - Seperti kita ketahui, tamparan krisis ekonomi global berdampak cukup dahsyat. Banyak perusahaan besar otomotif sampai mengalami kepailitan. Tak sedikit pula yang bisnisnya 'jeblok' seperti di antaranya diakui oleh Honda Motor Co (HMC), tak terkecuali unit roda empatnya, tapi juga roda dua. Produsen motor terbesar di dunia itu mengaku penjualannya akan turun 15 persen tahun ini.
President & Director of Asian Honda Motor Co LTD Fumihiko Ike mengatakan, tahun lalu Honda memproduksi sebanyak 15 juta unit motor di seluruh dunia dan 20 persennya diserap ke Indonesia. Posisi terbesar pertama disumbang oleh India sekitar 4 juta unit per tahun dan ketiga direbut Vietnam.
"Penurunan pasar terjadi di seluruh negara (lokasi pemasaran Honda). Salah satunya di Thailand yang pasarnya turun hingga 20 persen tahun ini. Kalau Indonesia relatif bisa bertahan, meski mengecil tapi tak jauh beda dengan tahun lalu," ujar Ike di Pabrik PT Astra Honda Motor (AHM) Cikarang, Kamis (15/10).
Di sisi lain, guna merespon peningkatan pasar motor yang diperkirakan akan terjadi tahun depan di Indonesia, Honda Motor Co kini tengah mengkaji peningkatan kapasitas lini produksi skutik. Minimnya kapasitas produksi di segmen skutik membuat daftar antrean pelanggan memanjang.
"Memang rencana terdekat adalah meningkatkan kapasitas produksi skutik. Tapi detailnya, AHM yang bisa menjelaskan," tutupnya.
Dari informasi yang diperoleh KOMPAS.com di lapangan, AHM berencana meningkatkan kapasitas produksi skutik dari 3.200 unit per hari menjadi 5.300 unit per hari. Jika ditotal kapasitas produksi bulanan akan meningkat dari saat ini sekitar 96.000 unit menjadi 159.000 unit per bulan.
"Belum bisa dinformasikan, tahun depan saja. Kalaupun di tingkatkan tak mungkin akan hanya 100 (unit) atau 200 unit saja," ujar Direktur Pemasaran AHM Julius Aslan saat dikonfirmasi KOMPAS.com.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang