Mia Farrow: Anak Gaza Pantas Hidup Lebih Baik

Kompas.com - 16/10/2009, 09:33 WIB

KOTA GAZA, KOMPAS.com — Aktris Hollywood dan pegiat hak asasi manusia bersuara lantang, Mia Farrow (64), pada Kamis (15/10) mengatakan bahwa anak-anak yang hidup di Jalur Gaza—yang diblokade, dirundung kemiskinan, dan dicabik perang—pantas mendapatkan hidup yang lebih baik.

"Terlihat bahwa anak-anak tersebut dicengkeram oleh trauma," kata Mia Farrow pada suatu taklimat di daerah kantong Palestina tersebut pada hari kedua dan terakhir kunjungannya sebagai Duta Besar Muhibbah Dana Anak PBB (Unicef).

"Para guru mengatakan, ketika anak-anak tersebut mendengar suara ledakan keras, mereka melihat ke langit, berteriak, dan menangis. Mereka tidak tahu, bagaimana masa depan mereka nantinya," kata Farrow dalam taklimat bersama dengan aktor Mesir, Mahmoud Kabil, yang juga seorang duta besar Unicef.

"Mereka layak memperoleh kehidupan yang lebih baik," katanya.

Farrow tiba di Jalur Gaza, Rabu (14/10), dan bertemu dengan anak-anak yang bekerja di terowongan penyelundupan di sepanjang perbatasan Mesir, mengunjungi sekolah dan satu rumah sakit, serta mendapat penjelasan mengenai dampak yang dialami anak-anak Jalur Gaza dan wilayah blokade.

Israel dan Mesir telah membuat wilayah yang kehidupannya bergantung pada bantuan. Wilayah itu dihuni 1,5 juta warga. Lebih separuh dari mereka berusia di bawah 18 tahun. Wilayah itu tertutup dari semua hal kecuali bantuan kemanusiaan dasar sejak Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) merebut wilayah itu pada Juni 2007.

Israel melancarkan agresi terhadap wilayah tersebut pada 27 Desember 2008 sebagai reaksi atas serangan roket yang terus berlangsung. Serangan militer Yahudi itu menewaskan 1.400 orang Palestina dan 13 orang Israel, serta membuat banyak wilayah Jalur Gaza dipenuhi puing bangunan.

Kamis malam, Farrow dijadwalkan mengunjungi kota kecil Sderot, Israel, yang selama bertahun-tahun menjadi sasaran serangan roket gerilyawan Jalur Gaza. Dia direncanakan melakukan beberapa kunjungan di Israel dan wilayah pendudukan Tepi Barat Sungai Jordan sebelum bertolak ke Jordania, Minggu (18/10).

Farrow, yang pernah menjadi model, telah tampil di lebih dari 40 film, termasuk 13 film yang dia perankan bersama Woody Allen, sosok yang memiliki hubungan erat dengannya selama 12 tahun.

Farrow—penganjur gigih hak asasi anak, dan ibu dari 14 anak yang 10 anak di antaranya adalah anak asuh—telah berusaha menarik perhatian dunia terhadap penyakit polio. Ia juga telah mengunjungi berbagai daerah konflik, termasuk wilayah Dafur di Sudan. Dia sendiri menghadapi penyakit polio saat masih kanak-kanak.

Majalah Time tahun lalu memasukkan dia ke dalam daftar orang paling berpengaruh di dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau