Hanya PDIP dan Demokrat yang Dapat Langsung Usulkan Calon

Kompas.com - 16/10/2009, 20:21 WIB

KEBUMEN, KOMPAS.com Hanya Partai Demokrat dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang tak perlu berkoalisi dengan partai politik lain untuk mengajukan calon kepala daerah di Kabupaten Kebumen. Sementara Partai Golongan Karya masih membutuhkan setidaknya satu sampai dua parpol pendukung agar dapat mengajukan calonnya, karena suara Golkar di DPRD Kebumen kurang dari 15 persen.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kebumen Teguh Purnomo Jumat (16/10) mengatakan, pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah Kebumen nanti diperkirakan bakal ada enam pasang calon kepala daerah yang berkompetisi, termasuk calon dari Partai Demokrat dan PDI Perjuangan. Selebihnya empat pasang lainnya bisa datang dari koalisi Partai Golkar dan koalisi sejumlah parpol yang berhasil meraih kursi di DPRD Kebumen.

Sebanyak dua pasang calon lainnya diperkirakan datang dari kalangan pasangan calon perseorangan. "Perkiraan itu dilihat dari besarnya animo masyarakat Kebumen yang cukup antusias menanyakan prosedur pendaftaran calon perseorang kepada KPU," katanya.

Kendati demikian, persiapan Pilkada Kebumen yang akan diselenggarakan pada 4 April mendatang masih belum memperoleh dukungan dana dari Pemerintah Kabupaten. Bahkan untuk pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan, menurut Teguh, akan diadakan bersamaan dengan rapat koordinasi antar-kecamatan di Sekretariat Daerah Kebumen pada hari Sabtu.

"Saya juga tidak tahu, kenapa dana pilkada ini belum cair juga. Padahal tahapan pelaksanaan pilkada sudah mulai berjalan sejak sebulan kemarin," kata Teguh.

Untuk menghemat biaya, pihaknya menginformasikan semua tata cara dan pelaksanaan tahapan Pilkada Kebumen lewat situs kebumenkab.go.id. "Kami juga meminta kepada setiap warga yang datang kepada kami, agar menyaksikan langsung tahapan Pilkada Kebumen lewat situs itu," ujar Teguh.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau