BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Presiden federasi sepak bola Argentina (AFA), Julio Grondona, membela Diego Maradona. Dia juga akan tetap mempertahankannya sebagai pelatih Timnas Argentina.
Maradona terancam kena sanksi dari FIFA, setelah ucapannya dianggap kasar. Seusai Argentina mengalahkan Uruguay 1-0 dan lolos ke Piala Dunia 2010, Maradona seperti punya kesempatan menyerang balik kepada para pengkritiknya. Dia mengatakan, kemenangan itu untuk semua rakyat Argentina, kecuali media massa dan para pengkritiknya. Dia juga meminta pers dan pera pengkritiknya menelan kata-kata mereka.
Akibat ucapan-ucapannya yang dianggap kasar dan emosional, FIFA pun meminta Komisi Disiplin untuk bertindak. Kalau memang dianggap ada pelanggaran, Maradona bisa terkena sanksi.
Grondona langsung membela Maradona. FIFA dan publik internasional langsung bereaksi keras, karena yang mengeluarkan kata-kata itu Maradona. "Jika yang mengucapkan pernyataan itu bukan Maradona atau pemain lain, maka tak akan mendapat reaksi seperti itu. Bahkan, itu tak dianggap penting," kata Grondona.
"Semua orang tahu, dia bertemperamen tinggi. Apalagi, dia juga berjanji tidak akan mengeluarkan kata-kata seperti itu lagi," tambahnya.
Menurut Grondona, AFA akan melakukan pertemuan pada Selasa (20/10) untuk membahas masalah itu. Grondona yang juga wakil presiden FIFA menekankan, "Anda harus memahami Maradona. Dia tak benar-benar bermaksud menyerang orang, apalagi dia akhirnya menyesal." (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang