Inilah Nama Calon Menteri Versi Indo Barometer

Kompas.com - 17/10/2009, 10:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat politik Indo Barometer, M Qodari, mengungkapkan nama-nama calon menteri yang diprediksi akan dipilih oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk membantu di pemerintahan mendatang. Calon tersebut merupakan hasil analisis Indo Barometer hingga hari Jumat (16/10).

Qodari menjelaskan, hasil analisis itu berdasarkan data-data yang dikumpulkan dari berbagai narasumber yang memiliki akses ke pembuat keputusan. "Yang jelas nilai kebenarannya tidak 100 persen. Yang 100 persen hanya Pak SBY yang tahu," ucapnya saat diskusi bertema "Menteri atau Oposisi", Sabtu (17/10) di Warung Daun, Jakarta.

Berikut prediksi nama-nama calon Menteri :


Menteri Koordinator

1. Menko Politik, Hukum, dan Keamanan: Djoko Suyanto (mantan Panglima TNI), Endriartono Suhartono (manta Panglima TNI)

2. Menko Perekonomian: Hatta Rajasa (Mensesneg), Kuntoro Mangkusubroto (Kepala BRR Aceh)

3. Menko Kesra: Agung Laksono (Golkar), Theo L Sambuaga (Golkar)

4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi (Sekretaris Kabinet), Hatta Rajasa (Mensesneg)


Menteri membawahi Departemen

1. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi (Gubernur Sumbar), Mardiyanto (incumbent)

2. Menteri Luar Negeri: Makarim Wibisono (eks Deplu)

3. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro (eks Wakil Gubernur Lemhanan), Juwono Sudarsono (incumbent)

4. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Jimly Assiddiqie (eks Ketua MK), Todung Mulya Lubis (praktisi hukum)

5. Menteri Keuangan: Sri Mulyani (incumbent), M Ikhsan (FE UI)

6. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Purnomo Yusgiantoro (Menteri Energi dan SDM), Gita Wirjawan (Komisaris Pertamina)

7. Menteri Perindustrian: MS Hidayat (Kadin), Darwin Zahedy Saleh (Demokrat)

8. Menteri Perdagangan: Mari Elka Pangestu (incumbent), John Prasetyo (Kadin)

9. Menteri Pertanian: Anton Apriantono (incumbent), Suswono (PKS)

10. Menteri Kehutanan: Zulkifli (PAN), Mohammad Jafar Hafsah (Demokrat)

11. Menteri Perhubungan: Jusman Safeii Djamal (incumbent), Anwar Supriadi (Dirjen Bea Cukai)

12. Menteri Kelautan dan Perikanan: Mohammad Jafar Hafsah (Demokrat), Martani Husseini (Dirjen Pemasaran Hasil Laut)

13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar (PKB), M Jumhur Hidayat (Kepala BNP2TKI)

14. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto (incumbet)


Menteri Negara Non-Departemen

1. Menneg Kebudayaan dan Pariwisata: Jero Wacik (mantan Menbudpar), Jero Karang (Demokrat)

2. Menneg Riset dan Teknologi: Suharna Suraprana (PKS), Djoko Santoso (Rektor ITB)

3. Menneg Koperasi dan UKM: Sjarif Hasan (Demokrat), Sandiaga S Uno (Pengusaha)

4. Menneg Lingkungan Hidup: Djoko Santoso (Rektor ITB), Sjarif Hasan (Demokrat)


Menteri Negara Non-Departemen

1. Menneg Pemberdayaan Perempuan: Meutia Hatta (incumbent), Kartini Syahrir (Ketua PIB)

2. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara: Kuntoro Mangkusubroto (Kepala BRR Aceh), Erry Riyana Hardjapamekas (mantan Wakil Ketua KPK)

3. Menneg Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal: Fadel Muhammad (Gubernur Gorontalo), Darwin Z Saleh (Demokrat)

4. Menneg PPN / Kepala Bappenas: Chatib (Demokrat), Purnomo Yusgiantoro (Menteri ESDM)

5. Menneg BUMN: Sofyan Djalil (incumbent), Said Didu (Sekjen Menneg BUMN)

6. Menneg Komunikasi dan Informasi: Tifatul Sembiring (PKS), Max Sopacua (Demokrat)

7. Menneg Perumahan Rakyat: Panangian Simanungkalit (Demokrat), Suryadharma Ali (Menneg Koperasi dan UKM)

8. Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng (Demokrat), Idrus Marham (Golkar)


Pejabat Setingkat Menteri

1. Jaksa Agung: Hendarman Supanji (incumbent), Marwan Effendi (Jampidsus)

2. Sekretaris Kabinet: Heru Lelono (staf khusus SBY), Setia Purwaka (Kepala Rumah Tangga Istana)

3. Kepala BIN: Sutanto (Mantan Kapolri), As'ad Said Ali (Wakil Kepala BIN)

4. Jubir Dalam Negeri: Bara Hasibuan (timses SBY), Bima Rya Sugiarto (pengamat politik)

5. Jubir Luar Negeri: Bara Hasibuan (timses SBY), Landry Haryo Subianto (eks peneliti CSIS)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau