JAKARTA, KOMPAS.com — Sekitar 4.000 petugas disiapkan untuk mengamankan prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden baru pada tanggal 20 Oktober mendatang. Pasukan pengamanan ini merupakan gabungan dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, polres di Jakarta, hingga Pengamanan Dalam (Pamdal) MPR/DPR RI.
Hal ini disampaikan oleh Kapolres Jakarta Pusat Kombes Ike Edwin di halaman Gedung MPR/DPR RI, Sabtu (17/10), seusai mengikuti gladi resik apel pengamanan. Apel pengamanan yang diikuti perwakilan masing-masing gugus tugas ini langsung dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Wahyono.
Sementara itu, di bagian depan halaman kompleks Gedung MPR/DPR RI, tepatnya di dekat gerbang pemeriksaan kendaraan, dibangun sebuah tenda pengamanan yang bertuliskan "Posko Pengamanan Polda Metro Jaya". Terdapat pula sejumlah tenda sejenis di sekelilingnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang