Marie Pangestu Tetap Menteri Perdagangan

Kompas.com - 17/10/2009, 16:02 WIB

 

CIKEAS, KOMPAS.com -  Menteri Perdagangan saat ini, Marie Elka Pangestu  mengungkapkan bahwa presiden kembali memercayainya sebagai menteri di bidang ekonomi. Meski tak diungkapkan secara eksplisit, Marie tampaknya kembali dipercaya sebagai menteri perdagangan.

 

"Saya ditugaskan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi agar terus berlanjut, meningkatkan perdagangan terutama perdagangan dalam negeri," kata Marie.

 

Dalam wawancara tersebut, ungkap dia, Presiden juga meminta agar meningkatkan investasi dan iklim investasi serta mengoptimalkan keberadaan Indonesia di forum-forum internasional. "Semuanya untuk meningkatkan pencitraan Indonesia dan ekonomi kreatif," ujar Marie.

 

Sementara itu mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutanto tiba di kediaman Presiden terpilih, Susilo Bambang Yudhoyono, di Puri Cikeas Indah, Jawa Barat, pukul 15.40, Sabtu. Kabarnya, salah satu anggota tim sukses SBY-Boediono ini akan direkrut sebagai salah menteri di kabinet baru.

 

Sutanto tak memberikan keterangan sepatah kata pun kepada wartawan. Ia langsung menuju pendapa dengan didampingi sejumlah ajudannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau