Rp6,7 M untuk Situ Gintung Diberikan Tahun Depan

Kompas.com - 17/10/2009, 20:59 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, akan memberikan dana bantuan untuk korban bencana Situ Gintung, Ciputat, sebesar Rp6,7 miliar pada tahun 2010.

"Awal tahun 2010 pemerintah daerah akan membagikan uang itu kepada korban Situ Gintung," ujar Penjabat Wali Kota Tangsel M Shaleh di Tangerang, Sabtu (18/10).

Shaleh mengungkapkan, dana bantuan korban Situ Gintung sebesar Rp6,7 miliar yang kini tersimpan di Bank Jabar Tangsel sedang dalam proses pengawasan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan Pemkot Tangsel menunggu rekomendasi BPK.

Ia mengatakan, penyaluran dana bantuan bagi korban Situ Gintung tidak dapat disalurkan begitu saja atas permintaan warga dan harus melalui ketentuan yang telah ditetapkan dalam undang-undang.

Dana bantuan itu dikucurkan setelah Pemkot Tangsel membentuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel tahun depan. Di mana dana sebesar itu akan dimasukan ke dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tangsel tahun 2010.

"Sebelum dikucurkan, dana bantuan Situ Gintung dimasukan ke dalam APBD Tangsel 2010 dan diberikan setelah DPRD Tangsel terbentuk, ini dimaksudkan agar pencarian dana tersebut tidak salah disalurkan," kata wali kota.

Diakui wali kota, untuk tahun 2009 Pemkot Tangsel mengucurkan dana bantuan sekitar Rp15 juta dari Pemerintah Kabupaten Tangerang kepada korban bantuan.

Terkait somasi dari warga korban bencana Situ Gintung, wali kota mengatakan, tidak mempersoalkan hal tersebut, pemerintah daerah siap disomasi tetapi pihaknya akan melakukan pembicaraan dengan warga Situ Gintung terlebih dahulu.

"Warga yang menuntut agar bantuan itu dikucurkan karena ada kepentingan, termasuk yang tidak menjadi korban juga ingin mendapatkan dana bantuan itu," katanya.

Adapun soal keinginan warga Situ Gintung melaporkan wali kota ke Kepolisian Daerah (Polda) Banten, Shaleh menegaskan tidak takut dengan ancaman tersebut.

Sebelumnya warga korban bencana Situ Gintung, telah mensomasi dan mengancam menggelar aksi serta melaporkan Wali Kota Tangsel kepada Polda Banten terkait belum diterimanya bantuan bencana sebesar Rp6,7 milliar setelah peristiwa jebolnya tanggul Situ Gintung, Maret lalu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau