BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Maradona terancam kena sanksi tak boleh mendampingi timnya selama lima pertandingan. Jika itu dijatuhkan FIFA, maka Argentina akan memasuki Piala Dunia 2010 tanpa didampingi pelatih.
Maradona dinilai bersikap tidak sopan dan melanggar aturan FIFA. Maka, badan otoritas sepak bola dunia itu akan melakukan penyelidikan untuk menjatuhkan sanksi kepadanya. Selain hukuman itu, Maradona juga terancam kena denda.
Itu akibat sikap emosionalnya setelah Argentina menang 1-0 atas Uruguay dan memastikan lolos ke putaran final. Dia langsung mengecam para pengkritiknya, termasuk media massa. "Kemenangan ini kami persembahkan kepada seluruh rakyat Argentina, kecuali pers. Makan saja kritik kalian, pers!"
Maradona bisa dituduh telah melanggar Artikel 58 statuta FIFA. Artikel itu intinya berbunyi, "Barang siapa bersikap atau mengeluarkan pernyataan yang mendiskriminasi seseorang atau kelompok tertentu baik atas dasar ras, warna kulit, bahasa, atau asal usul yang mencederai kehormatan manusia, maka akan dihukum setidaknya dalam lima pertandingan. Selain itu, sang pelaku juga tak boleh masuk stadion serta didenda minimal 20.000 francs Swiss (sekitar Rp 180,9 juta)."
Sanksi itu sangat mungkin dijatuhkan kepada Maradona, setelah Presiden FIFA, Sepp Blatter, menginstruksikan Komisi Disiplin FIFA untuk melakukan penyelidikan. Ini akan memusingkan Argentina. (AS)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang