JAKARTA, KOMPAS.com - Tim China mengundurkan diri dari turnamen Denmark Terbuka Super Series yang akan berlangsung di Odense, 20-25 Oktober. Asosiasi Bulu Tangkis China menarik semua pemainnya karena mereka mengeluh kelelahan setelah mengikuti pekan olahraga nasional yang digelar negara tersebut pekan ini.
"Tidak hanya satu tetapi 26 orang membatalkan partisipasinya dalam Denmark Terbuka di Odense...," kata direktur olahraga Asosiasi Bulu Tangkis Denmark, Finn Traerup-Hansen, seperti dikuti badzine.info.
Dengan pengunduran diri tim China tersebut, penyelenggara turnamen akan melakukan undian ulang pada Senin (19/10).
Pemain nomor satu Denmark Peter Gade difavoritkan akan memenangi kembali gelar tunggal putra karena ia tidak akan berjumpa dengan superstar China, Lin Dan.
"Persiapan saya untuk turnamen ini tidak berubah, meskipun China tidak akan datang. Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk kembali memenangi gelar," ujar Peter yang menyesal karena tidak mendapat kesempatan bertemu pemain China di kandang sendiri.
Asosiasi Bulu Tangkis Denmark berusaha keras membujuk China agar tetap hadir. Mereka masih terus berdialog dengan Asosiasi China dan federasi Internasional.
"Kami jelas sangat kecewa dengan penarikan diri China. Kami juga yakin bahwa BWF semestinya mengambil langkah," kata Traerup-Hansen.
Jika China tidak jadi datang, pengundian ulang akan dilaksanakan Senin. Direktur Turnamen sudah merevisi unggulan bagi nomor tunggal dalam turnamen berhadiah total 200.000 dollar AS tersebut.
Pemain Denmark Peter Gade dan Tine Rasmussen menjadi unggulan teratas, Joachim Persson unggulan ketiga dan Jan O Jorgensen diunggulkan di tempat ketujuh.
Sementara itu tunggal putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro dan Simon santoso berturut-turut menjadi unggulan kedua dan kelima. Adapun Adriyanti Firdasari berada di urutan keenam dalam unggulan tunggal putri.
- Berikut ini unggulan baru pada Denmark Terbuka:
Tunggal putra
1. Peter Gade, Denmark
2. Sony Dwi Koncuro, Indonesia
3. Joachim Persson, Denmark
4. Wong Choong Hann, Malaysia
5. Simon Santoso, Indonesia
6. Chetan Anand, India
7. Jan O Jorgensen, Denmark
8. Dicky Palyama, Belanda
Tunggal putri
1. Tine Rasmussen, Denmark
2. Pi Hongyan, Prancis
3. Saina Nahwal, India
4. Juliane Schenk, Jerman
5. Petya Nedelcheva, Bulgaria
6. Adriyanti Firdasari, Indonesia
7. Ai Goto, Jepang
8. Judith Meulendijks, Belanda