Persebaya Gilas Persisam

Kompas.com - 18/10/2009, 22:03 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Persebaya Surabaya bermain kesetanan dan menggilas tamunya Persisam Samarinda 5-2 (1-0) dalam Liga Super Indonesia di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, Minggu (18/10) malam. Bajul Ijo diuntungkan setelah Persisam bermain dengan sepuluh pemain karena M Robby diusir keluar lapangan oleh wasit Djajat Sudrajat pada menit ke-32.

Kemenangan besar pasukan Surabaya berkat hat-trick Andi Odang pada menit ke-49, 68, dan 77. Kemudian Corinus Fingkreuw membuka keunggulan pada menit ke-7, dan Josh Maguire menyumbang gol menit ke-54. Persisam hanya mampu membalas lewat Ronald Fagundes menit ke-51 dan Agung Suprayogi menit ke-87.

Kedua tim bermain ofensif sejak menit awal. Memanfaatkan serangan sayap, Persebaya bermain dalam tempo cepat dan keras untuk membangun serangan. Dua penyerang Andi Odang dan Corinus Fingkreuw juga punya kecepatan prima untuk mengelabui barisan pertahanan Persisam.

"Kesempatan menyerang kian terbuka setelah bek Persisam M Robby menerima kartu merah keduanya hingga diusir wasit. Tanpa Robby, pilar Persisam yang tersisa hanya Tsymi dan Hamka Hamzah yang kalah berlari. Tim yang membuat kesalahan harus membayar dengan harga mahal. Tapi justru itu kesempatan kami untuk mengembangkan serangan," kata pelatih Danurwindo.

Serangan balik yang cepat dan umpan taktis dari kaki ke kaki menjadi kekuatan Persebaya di babak kedua. Peran gelandang serang Josh Maguire yang fleksibel naik dan turun ikut menciptakan terjadinya dua gol. Assist pertama disambar Corinus yang menjadi gol pembuka laga dan assist kedua disambut Andi Odang.

Bagi Odang ini menjadi hat-trick pertamanya musim kompetisi ini. Tapi, itu juga buah kerja keras teman-teman, ujarnya.

Persisam memang sempat mengejar ketertinggalan 1-2 lewat gol Ronald Fagundes. Wasit menunjuk kotak putih setelah Irsyad Aras dilanggar. Sontekan lemah Fagundes berhasil dihalau kiper Syaifuddin namun kembali mental dan dilesakkan ulang olehnya di tengah kemelut di muka gawang.

Meski hanya dengan sepuluh orang, Persisam tetap bermain ofensif. Lima belas menit sebelum pertandingan berakhir, debutan LSI ini justru tercatat lima kali meneror gawang Persebaya. Namun Syaifuddin terlalu tangguh hingga tiga tendangan terarah dan keras dari Danilo Fernando, Agung Suprayogi dan Ronald Fagundes selalu berhasil dijinakkan.

Saking fokus menyerang, pertahanan Persisam koyak. Keroposnya dua pilar penjaga barisan belakang memudahkan penyerang lincah Andi Odang menerobos masuk dan menaklukkan kiper Mukti Ali Raja.

Pelatih Persisam Aji Santoso mengakui bahwa Persebaya bermain baik. Kami sebetulnya menguasai permainan di babak awal, tapi setelah Robby keluar memang anak-anak jadi sedikit kacau, ucapnya.

Kartu merah yang diterima Robby pun ditanggapi bijak oleh pelatih yang meloloskan Persebaya ke LSI ini. Robby sudah dapat kartu kuning pertama, seharusnya dia tidak perlu bikin pelanggaran lagi karena posisi lawan masih jauh, kata Aji. (SIN)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau