Penting, Kesadaran Pendidikan Berkendaraan sejak Dini

Kompas.com - 19/10/2009, 18:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 160 pelajar sekolah dasar negeri di DKI Jakarta mengikuti kompetisi "Shell Road Safety Competition Week 2009", 19-31 Oktober 2009 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

 

Kompetisi ini terdiri dari lima macam lomba, yaitu lomba mengendarai mobil, bersepeda tertib, pejalan kaki aman, mendongeng, dan menggambar.

 

Direktur Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia Brigjen Pol Djoko Soesilo mengatakan, sadar berlalu lintas yang baik harus diterapkan sejak dini. Ia berharap hal ini akan meningkatkan pentingnya tertib lalu lintas di masa yang akan datang.

 

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dalam sambutannya mengatakan, kesadaran keselamatan berkendaraan sangat penting di tengah semakin padatnya jalan di Jakarta.

 

"Saya sangat mendukung pelaksanaan program lalu lintas seperti ini. Diharapkan akan banyak bermunculan program serupa di Jakarta," kata Gubernur.

 

Presiden Direktur dan Country Chairman PT Shell Indonesia Darwin Silalahi mengatakan, pendidikan kesehatan pada anak penting diterapkan agar mereka bisa menjadi agen perubahan budaya berkendaraan di jalan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau