Palembang, Kompas -
Kepala Humas PT KA (Persero) Divre III Sumatera Selatan As’ad Sayuti, Senin (19/10), mengatakan, kinerja angkutan batu bara dari Tanjung Enim ke
Pada triwulan II, dari target angkutan 2,322 juta ton tercapai 2,201 juta ton batu bara atau hanya 95 persen dari target. Adapun pada triwulan III-2009, dari target angkutan 2,349 juta ton tercapai 2,146 juta ton atau sekitar 91 persen.
As’ad mengatakan, lambatnya pencapaian angkutan tersebut terjadi menyusul sering rusaknya peralatan pembongkaran di
Zakaria, Kepala Humas PT KA Divre III.2 Tanjungkarang, mengatakan, selain jumlah rangkaian berkurang, akibat adanya gangguan pada pembongkaran batu bara di Tarahan mengakibatkan pembongkaran berjalan lama. Idealnya, untuk bisa membongkar muatan satu rangkaian babaranjang yang terdiri atas 40-45 unit gerbong, dibutuhkan waktu 1,5 jam.
”Akan tetapi, pembongkaran kadang mencapai 2,5 jam apabila mesin pembongkar rusak. Lamanya waktu pembongkaran mengakibatkan kereta babaranjang mengantre cukup lama,” ujar Zakaria.