BARCELONA, KOMPAS.com - Juara bertahan Liga Champions, Barcelona, mulai limbung. Biasa meraih kemenangan dan kini mulai kesulitan, bahkan kalah, membuat klub ini terpukul berat.
Di Divisi Primera pekan lalu, Barcelona kehilangan permainan hebatnya. Mereka hanya bermain 0-0 lawan Valencia. Di Liga Champions Grup F, tim asuhan Pep Guardiola ini secara mengejutkan dikalahkan tim debutan Rubin Kazan 1-2. Padahal, pertandingan digelar di kandang sendiri, Camp Nou.
Ini yang secara psokologis membuat "El Barca" terpukul, dan kepercayaan dirinya mulai terganggu. Bahkan, bisa jadi Barcelona bakal bermain penuh beban berat di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Saat menjamu Rubin Kazan, Barcelona terlambat berkonsentrasi. Sehingga, lawan sudah bisa mencetak gol pada menit ke-2. Zlatan Ibrahimovic sempat menyamakan kedudukan, namun juara Liga Rusia itu berhasil mencetak gol lagi sekaligus menentukan kemenangan.
"Kami kurang beruntung," sesal Ibrahimovic.
Ya, kesialan yang bisa membuat Barcelona makin tertekan. Bahkan, peraih treble di musim lalu ini terkesan mulai limbung. Selain permainan mereka sudah mulai bisa dibaca dan diatasi, Barcelona menghadapi tugas berat di pertandingan-pertandingan berikutnya.
"Jika kami ingin melaju ke babak selanjutnya, kami harus memenangkan pertandingan berikutnya di Rusia (lawan Rubin Kazan). Sebenarnya, kami memiliki beberapa peluang mencetak gol. Tapi, sekali lagi kurang beruntung. Satu tendangan kami hanya membentur tiang gawang," ujar Ibrahimovic.
Sementara itu pelatih Pep Guardiola tak memungkiri pertarungan di Grup F sangat berat. Dia juga sadar, tugas Barcelona bakal semakin berat.
"Tim mana pun bisa mengalahkan tim lainnya. Ini grup yang berat, karena diisi juara liga di negaranya masing-masing. Sejarang, kami harus berjuang keras sampai akhir penyisihan grup," katanya. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang