Lyon Waspadai Dendam Liverpool

Kompas.com - 21/10/2009, 07:09 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Ketua Olympique Lyonnais, Claude Puel, mengaku gembira melihat timnya menang 2-1 atas Liverpool dalam lanjutan Liga Champions, Selasa (20/10). Namun, ia meminta pasukanya tetap fokus menyiapkan diri menghadapi aksi balas dendam Liverpool pada pertemuan kedua.

Liverpool dan Lyon masih akan bertemu dalam lanjutan babak penyisihan grup Liga Champions, pada 4 November mendatang. Menurutnya, Liverpool akan menjadikan momen itu untuk membalas kekalahan menyakitkan pada pertemuan pertama.

Keyakinan itu didasarkan pada fakta bahwa Liverpool saat ini terkapar di posisi ketiga klasemen Grup E dengan tiga poin atau kalah enam angka dari Lyon di posisi puncak. Dengan tiga laga tersisa, Liverpool pasti akan ngotot meraih poin penuh untuk menjaga peluang lolos dari fase grup. Ini akan membuat Liverpool ngotot mengalahkan Lyon untuk memperpendek jarak.

Menurut Puel, Liverpool akan menjadi tim yang sangat berbeda pada pertemuan kedua nanti. Pasalnya, mereka akan memanfaatkan waktu sebelum pertemuan itu dengan menyiapkan diri lebih baik. Selain itu, Torres dan Gerrard juga diperkirakan sudah bisa tampil.

"Mereka (Liverpool) menempatkan kami di bawah tekanan dengan umpan silang dan bola-bola atas ke kotak (penalti) dan mereka unggul. Namun, kami mempertahankan organisasi, bentuk permainan, dan perlahan mempertahankan penguasaan bola. Kami lebih baik di babak kedua dan pantas menang," ujar Puel mengenai kemenangan 2-1 bagi timnya.

"Namun, saya tidak percaya kami telah lolos. Liverpool masih harus menang ketika datang ke Lyon beberapa hari mendatang. Itu akan menjadi laga berat bagi kami, karena Liverpool akan berusaha (untuk menang) dan menyerang," tambahnya. (ESPN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau