SAMPIT, KOMPAS.com — Guna meningkatkan kualitas pendidikan, pada 2015 tenaga pengajar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, diharuskan berpendidikan sarjana, dan bagi guru nonsarjana akan diberhentikan.
"Persyaratan tersebut mutlak, tidak dapat ditawar-tawar lagi dan berlaku untuk semua tenaga pengajar, mulai dari tingkat SD hingga SLTA atau sederajat," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kotim Yanero di Sampit, Rabu (21/10).
Dia mengatakan, ke depan tenaga pengajar diwajibkan memiliki kompetensi dan mengikuti sertifikasi. Apabila tidak sanggup memenuhi persyaratan tersebut, yang bersangkutan dipastikan akan diberhentikan sebagai guru. Menurut Yanero, persyaratan tersebut memang wajib, tetapi tidak serta-merta diberlakukan begitu saja, perlu waktu dan bertahap.
Dengan diterbitkannya peraturan tersebut oleh pemerintah pusat, katanya, bagi tenaga pengajar yang berlatar belakang pendidikan diploma atau belum sarjana dianjurkan untuk mengikuti sertifikasi sarjana. "Ketentuan tersebut akan berlaku pada 2015, dan ke depan setiap guru hanya dibenarkan memegang satu mata pelajaran," katanya.
Untuk itu, bagi tenaga pengajar yang saat masih belum berpendidikan sarjana, masih memiliki kesempatan untuk mengikuti sertifikasi pendidikan sarjana.
Sebetulnya, Kotim sendiri setiap tahun ditarget mampu merekrut sedikitnya 300 tenaga pengajar berpendidikan sarjana. Namun, target tersebut hingga saat ini masih belum bisa terpenuhi, dan selama tahun 2006-2009, Kotim baru mampu merekrut sebanyak 500 guru kontrak.
Yanero mengungkapkan, dari 300 guru sarjana yang ditargetkan, Kotim baru mampu memenuhi 175 guru sarjana per tahunnya. Hal itu disebabkan tenaga pengajar di Kotim masih banyak yang belum sarjana.
"Tenaga pengajar di Kotim saat ini masih didominasi oleh guru lulusan sekolah pendidikan guru yang jumlahnya mencapai 60 persen, berpendidikan diploma 20 persen, dan sarjana 20 persen," kata Yanero.
Adapun 40 persen tenaga pengajar di antaranya saat ini sedang menempuh pendidikan sarjana melalui Universitas Terbuka.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang