Akhir Tahun, Rupiah Capai Kisaran Rp 9.200

Kompas.com - 21/10/2009, 15:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan akan menguat hingga kisaran Rp 9.200 hingga akhir tahun ini. Untuk tahun depan, diperkirakan rupiah akan mencapai angka Rp 9.100. Demikian disampaikan pengamat ekonomi, Fauzi Ichsan, di Jakarta, Rabu (21/10). "Rupiah untuk akhir tahun ini saya rasa akan menguat hingga Rp 9.200," ujar Fauzi.

Saat ini nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp 9.300. Menurutnya, penguatan rupiah dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor global dan domsetik. Dia menjelaskan, kondisi global saat ini menunjukkan mata uang dollar AS mengalami pelemahan sehingga mendorong penguatan mata uang lokal, termasuk rupiah.

Pelemahan mata uang Negara Paman Sam tersebut terjadi karena adanya defisit ekonomi AS yang besar. Untuk membiayai defisit tersebut, Pemerintah AS menerbitkan surat utang AS dan kemudian dijual ke bank sentralnya. "Bank sentral duitnya dari cetak dollar AS. Otomatis kalau dollar AS dicetak terus, akan melemah. ini faktor globalnya," ujarnya.

Kemudian, penguatan kondisi ekonomi global yang terasa sejak triwulan II-2009 ini mengakibatkan bursa global semakin menguat. Ini mengakibatkan banyak investor internasional menjual dollar-nya untuk membeli mata uang Asia guna membeli saham di Asia. "Makanya rupee India (mata uang India) menguat, rupiah menguat, won (mata uang China) juga. Ini juga faktor global," katanya.

Adapun untuk faktor dometik, pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan tren positif dan berada pada posisi ketiga di antara negara-negara G-20, setelah India dan China. Ini akan membawa sentimen positif dari investor dan mendorong harga saham akan naik, "Dalam aksi ini, rupiah menguat karena mereka juga beli rupiah untuk beli saham," katanya.

Menurut dia, dengan penguatan rupiah, Bank Sentral akan mempertahankan tingkat suku bunga acuannya atau justru menurunkannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau