Trek Unik Yas Marina Sedot Penonton

Kompas.com - 21/10/2009, 18:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Antusiasme penonton yang ingin menyaksikan seri terakhir balapan mobil Formula 1 (F1) 2009 di Abu Dhabi pada 1 November nanti sangat tinggi. Ini terbukti dari tingginya tingkat hunian di Yas Hotel, yang merupakan bagian dari Sirkuit Yas Marina.

Padahal, tensi persaingan F1 2009 ini sudah menurun setelah Jenson Button memastikan diri menjadi juara dunia seusai balapan di Brasil pekan lalu. Namun, para penonton rupanya tak ingin melewati momen penting sebagai saksi balapan perdana di trek unik Yas Marina, yang memang baru masuk kalender F1 pada musim ini.

Direktur Manajer Aldar Hotels Paul Bell mengatakan bahwa hotel yang menjadi bagian dari trek—karena di bawah jembatan penyeberangannya akan menjadi pit stop tim-tim F1—sudah terisi penuh. Jadi, tidak ada kamar yang tersisa pada akhir pekan saat balapan.

"Hotel kami penuh saat balapan akhir pekan. Tidak ada ruang yang tersisa di hotel," ungkap Bell dalam wawancara dengan Hotelier Middle East.

Menurut Bell, setiap ruangan di hotel tersebut memang memiliki pemandangan yang sangat menarik ke sirkuit. Meskipun demikian, hanya pengunjung yang memiliki pass F1—sebagai pebalap, personel tim, dan media—yang diberi akses ke paddock.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau