Perselingkuhan Terbongkar Berkat Seekor Anjing

Kompas.com - 22/10/2009, 17:59 WIB

SISILIA, KOMPAS.com — Seorang istri yang tidak setia dipergoki suaminya sedang berpelukan mesra dengan pria lain setelah si suami mengenali anjing mereka yang setia terikat di luar sebuah bar.

Si suami, berusia 40 tahun, berjalan-jalan dengan dua anak pasangan itu ketika dia mengenali anjing kecil mereka, jenis Yorkshire, tertambat di tiang lampu jalan. Anjing itu dengan riang menggongong begitu mengenal tuannya.

Sebelumnya, si istri yang tidak diungkapkan namanya, berusia 35 tahun, bilang ke suaminya bahwa dia membawa anjing itu jalan-jalan. Dia akan bertemu dengan teman-temannya untuk sebuah acara minum kopi. Dia berjanji akan kembali dalam beberapa jam.

Namun, saat si suami yang juga keluar jalan-jalan dan melewati sebuah bar di Caltanissetta, Sisilia, penempatan anjing yang ceroboh itu membongkar kebohongan si istri. Sang suami berhenti lalu mencari istrinya ke dalam bar. Betapa kagetnya dia saat melihat istrinya berada dalam pelukan penuh gairah pemilik bar. Dia menerjang, bertengkar dengan istrinya dan berakhir dengan perkelahian, antara dia dan kekasih istrinya itu.

Polisi lalu dipanggil untuk meredam situasi. Pemilik bar tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit. Dia memperoleh perawatan terhadap luka dan lebamnya sebelum dituntut.

Seorang juru bicara polisi mengatakan, "Petugas kami dipanggil ke lokasi dan situasinya dijelaskan oleh pihak-pihak yang terlibat. Si istri tepergok berkat anjing peliharaan keluarga, yang tampaknya teman terbaik manusia. Kami tidak melakukan apa pun terhadap pria itu. Namun, saya mengerti, dia telah menghubungi pengacara, dan pasangan itu dalam proses perceraian."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau