Suryadharma Targetkan Perbaiki Layanan Haji

Kompas.com - 22/10/2009, 21:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam waktu 100 hari, Menteri Agama Suryadharma Ali menargetkan adanya prioritas perbaikan dan peningkatan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Target harus dijalankan demi peningkatan pelayanan pelaksanaan ibadah haji yang baik, lancar, dan tertib.

Hal itu disampaikan Suryadharma Ali saat ditanya pers seusai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (22/10). Namun, Suryadharma Ali tidak merinci perbaikan dan peningkatan yang akan dilakukan Departemen Agama. "Ya, prioritas 100 hari ini adalah perbaikan penyelenggaraan ibadah haji. Kan, pada tanggal 23 Oktober ini, pelaksanaan ibadah haji sudah dimulai dengan keberangkatan kloter pertama untuk jemaah haji yang berangkat dari berbagai embarkasi," kata Suryadharma.

Menurut Suryadharma Ali, pihaknya akan melihat proses penyelenggaraan ibadah haji secara menyeluruh untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanannya. "Kita akan lihat dulu yang sudah bagus berjalan, dan mana yang harus diteruskan dan diperbaiki," tambah Suryadharma.

Selain target perbaikan dan peningkatan penyelenggaraan ibadah haji, Suryadharma mengatakan bahwa ia juga akan meningkatkan kualitas hubungan antar-umat beragama dan peningkatan kualitas pendidikan agama serta lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau