JAKARTA, KOMPAS.com — Sepekan terakhir ini permintaan karangan bunga di sejumlah pasar bunga di Jakarta naik tajam. Kenaikan itu terjadi terutama beberapa saat setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengadakan audisi dan mengumumkan susunan menteri Kabinet Indonesia Bersatu II di Istana Merdeka, Rabu (21/10) malam.
Di kompleks pasar bunga di Jalan Margaguna, Pondok Indah, Jakarta Selatan, penjualan bunga, baik bunga papan, bunga meja, maupun standing flower atau yang biasa disebut bunga pohon (bunga dengan posisi berdiri), melonjak.
"Penjualan bunga mengalami kenaikan sejak tes kesehatan calon menteri, pengumuman, hingga pelantikan menteri kemarin," kata Teddy Pandji Waseda, pemilik Toko Bunga Kanny's Florist di Pondok Indah, Kamis. Saat pelantikan menteri, tokonya menerima pesanan lebih dari 20 karangan bunga papan dan bunga meja.
Para pelanggannya meminta dibuatkan rangkaian bunga meja dan bunga pohon yang indah, sekaligus dikirim kepada beberapa menteri, seperti Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amaliasari, Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal Gita Wirjawan, Menpora Andi Alfian Mallarangeng, serta Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa.
Peningkatan penjualan juga dirasakan Nurdiana (37), pedagang bunga New Dahlia Florist di Pasar Bunga Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. "Sejak Rabu malam sampai hari ini saja sudah ada 25 karangan bunga papan ucapan selamat untuk menteri baru," kata Nurdiana. Saking banyaknya permintaan, Nurdiana sampai harus menolak permintaan dari sejumlah pelanggannya.
Pedagang bunga yang lain, Sukmawanti (22), juga merasa kewalahan akibat melonjaknya permintaan pesanan bunga papan sejak Rabu malam. "Kami harus menyelesaikan 20 pesanan karangan bunga papan hari ini (kemarin)," kata Sukmawanti yang saat itu sibuk menyelesaikan rangkaian bunga bersama seorang rekannya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang