LONDON, KOMPAS.COM - Petinggi Arsenal Peter Hill-Wood mengeluarkan pernyataan tentang Tottenham dan Aston Villa, yang menurutnya sama sekali bukan ancaman bagi Arsenal dalam perebutan jatah di liga Champion musim depan.
Hill-Wood merasa tertekan ketika ditanya soal dua klub yang diperkirakan akan menjadi saingan berat bagi Arsenal. Klub itu adalah Tottenham dan Aston Villa. Arsenal yang sekarang berada di peringkat empat di bawah Tottenham, nampaknya semakin terancam dengan kehebatan kedua klub tersebut, terutama Tottenham. Apalagi dalam perebutan tempat untuk Liga Champion musim depan. Karena hanya empat tim yang berhak masuk ke babak penyisihan Liga Champion.
Sementara Tottenham dan Villa belanja pemain secara besar-besaran, Arsenal justru adem ayem. The Gunners malah bertahan untuk tidak mengeluarkan dana banyak dalam pembelanjaan pemain.
Mengenai komentar Hill-Wood yang meremehkan Tottenham dan Villa, tentunya membuat berang fans Spurs. Karena menurut mereka, justru sekarang posisi Tottenham lebih unggul satu peringkat dari Arsenal. Dan hari Sabtu ini, keduanya akan berhadapan dalam lanjutan Liga Inggris.
Hill-Wood berucap, “Kami memang belum punya dana sebesar 500 juta dollar AS. Tapi kami tidak menganggap Tottenham dan Aston Villa sebagai saingat terberat kami. Kami cukup yakin nantinya posisi kami akan naik. Dan tak perlu khawatir akan hasil perebutan di Liga Champion nanti.”
Ia juga menjawab pertanyaan mengenai mengapa pelatih Arsenal, Arsene Wenger tidak banyak menghabiskan dana untuk pembelian pemain. Padahal Arsenal mendapat dana yang cukup besar dari hasil penjualan pemain seperti Kolo Toure dan Emmanuel Adebayor sebesar 38 juta pound musim ini.
Menurut Hill-Wood, pihaknya telah siap menerima skenario terburuk, jika Arsenal tidak lolos ke Liga Champion tahun depan. Namun ia tetap mengumbar keyakinannya, bahwa the Gunners akan manggung di ajang paling bergensi di zona Eropa itu. “Kami telah mempersiapkan diri untuk tidak masuk dalam Liga Champion, setidaknya satu kali dalam empat tahun. Termasuk dalam urusan bujet. Jadi, kami sudah mempersiapkan diri jika hal terburuk terjadi," ujarnya.
“Tidak benar bahwa kami tidak menginvestasikan pemain. Arsene Wenger menginginkan dua pemain yang hanya dianggarkan 40 juta pound. Dan ia telah sukses melakukannya. Maaf jika Anda belum tahu soal mereka," lanjutnya.
“Lebih dari lima tahun, kami telah mengeluarkan bujet 150 juta pound untuk belanja pemain sekaligus menghasilkan 90 juta pound dalam penjualan pemain. Kami telah berinvestasi besar untuk gaji pemain. Dan pemain yang dibeli Arsene, sama bagusnya seperti pemain lainnya di negara ini," ungkapnya seraya membela diri.
“Tujuan utama kami adalah mempertahankan pemain yang sudah bagus di klub kami serta menjaganya agar tetap bermain bagus. Tak ada yang menghendaki pemain tersebut keluar dari tim jika memang ia tak berkembang dalam permainan. Kami tetap belanja pemain namun tak ingin asal-asalan. Kami selalu mencari pemain yang punya daya kuat bagus bagi tim, meski pemain seperti ini tak bisa dipetik sembarangan dari pohonnya. Jika kami menemukan pemain macam Thomas Vermaelen di luar sana, Arsene pasti sudah membelinya. Dan saya yakin ia akan menemukannya,” jelasnya. (mirror)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang